Pria Gangguan Jiwa Coba Curi Motor di Situbondo, Kasus Diselesaikan dengan Restorative Justice

Jatimpost.com – Seorang pria berinisial RS (24) yang merupakan warga Bangsalsari, Kabupaten Jember, nyaris menjadi korban amukan massa setelah kepergok sedang mencoba mencuri sepeda motor di depan Toko Apollo, Jalan Irian Jaya, Kelurahan Mimbaan, Situbondo, pada Kamis (12/6/2025). Belakangan diketahui, RS merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Peristiwa tersebut terjadi saat RS mencoba untuk mencuri sepeda motor yang terparkir di kawasan tersebut. Beruntung, petugas Samapta yang sedang berpatroli segera tiba di lokasi dan menyelamatkan RS dari amukan massa. Saat diamankan, RS hanya mengenakan sarung, dan petugas kemudian membawanya ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami langsung melakukan pemeriksaan intensif pada pelaku,” jelas Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan, Jumat (13/6/2025).

Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan beberapa saksi serta pihak keluarga. Dari keterangan keluarga, diketahui RS memang mengalami gangguan kejiwaan.

“Ternyata menurut keterangan keluarga, pelaku mempunyai gangguan kejiwaan,” ungkap Agung.

Gangguan mental yang dialami oleh RS diketahui disebabkan oleh trauma masa kecil. Namun, kondisi tersebut tidak pernah mendapat penanganan medis lantaran terkendala biaya.

“Jadi, hasil pemeriksaan terduga pelaku memiliki gangguan kejiwaan. Karena saat diperiksa dan berkomunikasi, tidak nyambung atau ngelantur,” terang Agung.

Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian akhirnya memutuskan untuk menghentikan proses hukum terhadap RS melalui prosedur restorative justice (RJ). Karena berdasarkan pertemuan dengan pihak keluarga, pelapor memaafkan pelaku. Serta minta tak melanjutkan proses hukum dengan ditandai surat pernyataan yang disaksikan penyidik.

Dari informasi yang diperoleh, RS berangkat dari rumahnya pada Rabu (11/6/2025) malam, dengan tujuan untuk pergi ke Surabaya bersama temannya. Namun, dalam perjalanan, RS menghubungi keluarganya untuk memberitahukan bahwa ia berniat melanjutkan perjalanan ke Bali bersama temannya untuk mengantar barang.

Namun, beberapa waktu setelah itu, RS mengubah niatnya dan memutuskan ingin kembali ke Jember. Di tengah perjalanan, ia bahkan sempat melompat keluar dari kendaraan dan masuk ke rumah warga, hingga menimbulkan amuk massa.

Setelah berhasil menenangkan situasi, temannya mengajak RS kembali ke kendaraan. Namun, karena terus meminta pulang ke Jember, oleh temannya tersebut diturunkan di jalan raya Panji dan diberi ongkos pulang. Sementara temannya melanjutkan perjalanan menuju Bali.

“Kasusnya tidak dilanjutkan proses hukumnya, pelapor sudah memaafkan dan RS diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaannya,” tutupnya.

━ Berita Terbaru

Garda Bangsa Desak Revisi Perwali 9/2026, Tuntut Akses Modal Setara untuk OKP di Surabaya

Jatimpost.com - Garda Bangsa Kota Surabaya mendesak Walikota Surabaya merevisi Peraturan Walikota 9 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pemberian Bantuan kepada Karang Taruna. Garda...

Pembagian Zakat Mal di Masjid Cheng Hoo Surabaya capai 18 Miliar

Jatimpost.com - Ribuan orang dari berbagai penjuru Kota Surabaya rela mengantre demi mendapat pemberian zakat mal dengan total nominal 18 miliar di Masjid Muhammad...

Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Paruh Waktu Tanpa THR

Jatimpost.com – Sebanyak 5.224 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu (PPPK PW) Kabupaten Sumenep dipastikan tidak akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun...

Imbas Konflik Iran-AS, 100 Jama’ah Umrah Asal Nganjuk Tertahan di Arab Saudi

Jatimpost.com – Situasi gepolitik yang mencekam karena serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran mulai dirasakan jama’ah umrah asal Nganjuk. Setidaknya, ada 100 Jama’ah...

DPR Sebut Kebijakan AS Terkait Bea Masuk 104,38% Bisa Merusak Reputasi RI

Jatimpost.com - Rivqy Abdul Halim, anggota Komisi VI DPR RI, meminta pemerintah mengambil langkah tegas menanggapi kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan bea...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini