Ra Hamid Janjikan Penerapan Sistem Meritokrasi untuk ASN Bondowoso

Jatimpost.com – KH Abdul Hamid Wahid, Bupati Bondowoso terpilih, menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan sistem meritokrasi dalam penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bondowoso.

Pernyataan tersebut ia sampaikan sebagai jawaban atas kekhawatiran beberapa pihak yang meragukan independensi kebijakan kepegawaian setelah pemilihan kepala daerah.

Ra Hamid memastikan bahwa ASN di Bondowoso akan tetap bekerja secara profesional dan bebas dari campur tangan politik.

“ASN akan tetap profesional dalam bekerja, dan kami akan menerapkan sistem meritokrasi secara konsisten. Masa lalu sudah selesai, kini saatnya kita bekerja untuk kemajuan Bondowoso,” ungkap Ra Hamid, Jumat (7/2/2025).

Dalam sistem meritokrasi yang akan diterapkan, penempatan jabatan berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja masing-masing individu, bukan karena faktor politik atau hubungan tertentu.

Dengan prinsip ini, Ra Hamid berharap ASN di Bondowoso dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan tanpa rasa khawatir terhadap diskriminasi atau intervensi politik.

Lebih lanjut, Ra Hamid menekankan bahwa prinsip-prinsip dasar sistem meritokrasi meliputi keadilan, non-diskriminasi, dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil. Hal ini bertujuan untuk memberi kepastian karir bagi ASN dan melindungi mereka dari politisasi kebijakan.

“Penerapan sistem meritokrasi ini penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan adil bagi seluruh ASN. Kami ingin agar ASN bisa bekerja dengan penuh dedikasi dan tanpa tekanan politik,” tambahnya.

Dengan komitmen terhadap meritokrasi, Ra Hamid berencana untuk membawa perubahan positif dalam birokrasi Pemkab Bondowoso. Ia berharap sistem ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menciptakan pemerintahan yang lebih baik.

━ Berita Terbaru

Pembagian Zakat Mal di Masjid Cheng Hoo Surabaya capai 18 Miliar

Jatimpost.com - Ribuan orang dari berbagai penjuru Kota Surabaya rela mengantre demi mendapat pemberian zakat mal dengan total nominal 18 miliar di Masjid Muhammad...

Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Paruh Waktu Tanpa THR

Jatimpost.com – Sebanyak 5.224 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu (PPPK PW) Kabupaten Sumenep dipastikan tidak akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun...

Imbas Konflik Iran-AS, 100 Jama’ah Umrah Asal Nganjuk Tertahan di Arab Saudi

Jatimpost.com – Situasi gepolitik yang mencekam karena serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran mulai dirasakan jama’ah umrah asal Nganjuk. Setidaknya, ada 100 Jama’ah...

DPR Sebut Kebijakan AS Terkait Bea Masuk 104,38% Bisa Merusak Reputasi RI

Jatimpost.com - Rivqy Abdul Halim, anggota Komisi VI DPR RI, meminta pemerintah mengambil langkah tegas menanggapi kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan bea...

Lia Istifhama Tegaskan Biaya Pendidikan LPDP Perlu Diperhitungkan Efektivitas dan Manfaatnya

Jatimpost.com - Sorotan publik terhadap besarnya biaya pendidikan bagi penerima beasiswa LPDP memicu komentar dari anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Ia...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini