Jatimpost.com – Kekayaan budaya Jawa Timur kembali hadir dalam sebuah pagelaran istimewa bertajuk Topeng Lentera Panji. Acara ini akan digelar pada 29 Agustus 2025 di Taman Krida Budaya, Kota Malang, sebagai bagian dari rangkaian pertunjukan Topeng Panji yang sudah rutin digelar sejak awal tahun.
Menjadi edisi kelima, pagelaran ini diprediksi akan kembali menyedot perhatian masyarakat, khususnya generasi muda. Sebelumnya, empat pertunjukan Topeng Panji di Surabaya dan Malang terbukti sukses menghadirkan antusiasme besar dari penonton.
Menariknya, hampir 90% audiens yang hadir berasal dari generasi Z, sebuah tanda positif bahwa kesenian tradisional Jawa Timur terus mendapatkan tempat di hati kaum muda. Tidak hanya penikmat lokal, penonton dari negara sahabat juga turut hadir, menjadikan acara ini sebagai bentuk akulturasi budaya yang penuh makna.
Dengan menghadirkan lakon “Umbul-Umbul Mojopura”, Topeng Lentera Panji 2025 diharapkan dapat menjadi momen bersejarah untuk memperkuat posisi kesenian Topeng Malangan sebagai warisan budaya yang relevan dengan perkembangan zaman.
Rangkaian pertunjukan Topeng Panji 2025 sendiri telah dimulai sejak awal tahun oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur. Beberapa di antaranya adalah Drama Tari Topeng: Lakon Rara Jiwa-Rara Tangis pada 7 Maret 2025, Wayang Topeng Malangan: Lakon Panji Laras pada 4 Mei 2025, Drama Topeng Malangan Lakon Panji Mangu pada 13 Juli 2025, serta Topeng Panji: Lakon Panji-Sekartaji pada 27 Juli 2025.
Adapun jadwal dan informasi acara Topeng Lentera Panji 2025 adalah sebagai berikut:
- Tanggal: Jumat, 29 Agustus 2025
- Lokasi: Taman Krida Budaya Malang
- Open Gate: 18.00 WIB
- HTM: Gratis
Pagelaran ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana mempertegas identitas budaya Jawa Timur. “Dengan suguhan berkualitas, bernilai tinggi, serta menjunjung martabat daerah, Topeng Lentera Panji diharapkan menjadi wadah edukasi budaya sekaligus hiburan yang inspiratif.”
Topeng Lentera Panji 29 Agustus 2025 adalah bukti nyata bahwa kesenian tradisional bisa tetap eksis di tengah arus modernisasi. Melalui inovasi, pelibatan generasi muda, serta dukungan berbagai pihak, seni Topeng Malangan terus hidup dan berkembang.
Bagi masyarakat Malang maupun wisatawan, acara Topeng Lentera Panji bukan sekadar hiburan, melainkan juga kesempatan untuk lebih mengenal kekayaan budaya Jawa Timur.

