PKB Jember Pulangkan PMI yang Disiksa Majikan

Jatimpost.com – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Jember mengungkap adanya kasus kekerasan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Lengkong, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember.

Ketua DPC PKB Jember, Ayub Junaidi, mengatakan, kasus kali ini menimpa Sitti Khoimatul Hoiriyah yang merupakan PMI asal Jember.

“Jadi PMI informasi yang saya dapat, selama kurang lebih satu tahun berada di Arab Saudi, PMI berusia 24 tahun justru mendapatkan siksaan dari majikannya,” kata Ayub.

Menurut Ayub, berawal dari pihak keluarga Sitti mengadukan nasib yang diterima oleh PMI tersebut kepada LSM pendamping buruh migran yakni Migrant Care.

“Kasus ini kemudian diteruskan kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen PMI) dan juga anggota DPR RI dari Fraksi PKB Dapil Jember-Lumajang, Gus Rifqi,” ungkapnya.

Laporan Migrant Care menyebut, lanjut Ayub, Sitti Khoimatul Hoiriyah diduga berangkat bekerja ke Arab Saudi secara unprosedural. Ia diberangkatkan oleh PT Elsafah sebagai asisten rumah tangga secara ilegal.

“Selama bekerja di Arab Saudi, korban ini sering dihukum dengan siksaan fisik dan bekerja hingga 16 jam sehari,” jelasnya.

Selain kekerasan, paspor korban juga ditahan oleh majikannya dan gajinya selama beberapa bulan terakhir juga tidak dibayarkan.

“Ini kan kasihan, niat ke Arab Saudi untuk bekerja tidak dapat gaji juga malah mendapatkan siskaan,” ucapnya.

Ia menyebut, kali ini korban telah mendapatkan advokasi serta juga bantuan dari anggota DPR RI dari Fraksi PKB dapil Jember- Lumajang, Gus Rifqi dan bisa bebas dari siksaan majikannya tersebut.

“Rencananya, korban Sitti Khoimatul Hoiriyah akan tiba di Jember pada besok pagi dengan menggunakan kereta api. Tentunya saya berterimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk menyelamatkan korban,” ujar Ayub.

Ayub berharap, seluruh lapisan pemerintah, termasuk bupati-wabup Jember yang akan dilantik, Gus Fawait dan Djoko agar bisa serius melakukan pembenahan dan pencegahan terjadinya kasus human trafficking.

“Peran pemerintah sangat diperlukan apalagi kami PKB juga pengusung Gus Fawait – Djoko jadi saya harap ini bisa menjadi fokus agar tidak terulang lagi,” pungkas mantan Pimpinan DPRD Jember itu.

━ Berita Terbaru

Pembagian Zakat Mal di Masjid Cheng Hoo Surabaya capai 18 Miliar

Jatimpost.com - Ribuan orang dari berbagai penjuru Kota Surabaya rela mengantre demi mendapat pemberian zakat mal dengan total nominal 18 miliar di Masjid Muhammad...

Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Paruh Waktu Tanpa THR

Jatimpost.com – Sebanyak 5.224 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu (PPPK PW) Kabupaten Sumenep dipastikan tidak akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun...

Imbas Konflik Iran-AS, 100 Jama’ah Umrah Asal Nganjuk Tertahan di Arab Saudi

Jatimpost.com – Situasi gepolitik yang mencekam karena serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran mulai dirasakan jama’ah umrah asal Nganjuk. Setidaknya, ada 100 Jama’ah...

DPR Sebut Kebijakan AS Terkait Bea Masuk 104,38% Bisa Merusak Reputasi RI

Jatimpost.com - Rivqy Abdul Halim, anggota Komisi VI DPR RI, meminta pemerintah mengambil langkah tegas menanggapi kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan bea...

Lia Istifhama Tegaskan Biaya Pendidikan LPDP Perlu Diperhitungkan Efektivitas dan Manfaatnya

Jatimpost.com - Sorotan publik terhadap besarnya biaya pendidikan bagi penerima beasiswa LPDP memicu komentar dari anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Ia...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini