Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Peran Perguruan Tinggi dalam Pengentasan Kemiskinan

Jatimpost.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar memberikan apresiasi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Menurutnya, peran aktif perguruan tinggi melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi modal penting dalam mewujudkan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Untuk mengentaskan kemiskinan, diperlukan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Dukungan dan komitmen yang telah disampaikan perguruan tinggi untuk berperan serta dalam pemberdayaan masyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi modal penting dalam pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat yang digelar di Graha UNESA, Surabaya, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat untuk mendorong kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan sesuai Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2025.

Acara ini diikuti oleh rektor, wakil rektor, dan perwakilan dari 217 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Sejumlah pejabat kementerian hadir sebagai narasumber, di antaranya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, serta Asisten Deputi Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian UMKM.

Rakornas ini menghasilkan komitmen perguruan tinggi untuk mendampingi 40.000 desa pada 2026–2029 melalui berbagai program, seperti KKN Tematik, Inkubasi Usaha Mikro dan Startup Desa, Sekolah Akademi/Akademi Rakyat, Kampus Tani/Kampus Nelayan, Klinik Konsultasi, Beasiswa Berbasis Dedikasi Sosial, Digitalisasi dan Literasi Teknologi, Riset Tindakan Partisipatoris, Program Magang Sosial, dan Pusat Inovasi Desa.

Berita Terbaru:

Baca Juga: