Jatimpost.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan Surabaya setelah mantan Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono atau akrab disapa Awi, mengembuskan napas terakhirnya di RS MRCCC Jakarta. Beberapa hari sebelumnya, almarhum sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Wakil Wali Kota Surabaya yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, membenarkan kabar tersebut dan memastikan jenazah akan segera pulang ke Surabaya.
“Iya benar, benar (Awi meninggal dunia). Meninggal di Jakarta (malam ini),” kata Armuji, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan bahwa proses pemulangan jenazah masih dalam koordinasi, namun kemungkinan besar pada malam yang sama.
Atas nama DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengenang sosok Awi sebagai figur yang hangat, mudah bergaul, dan berdedikasi dalam tugasnya sebagai wakil rakyat.
“Segenap jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mengucapkan belasungkawa dalam-dalamnya. Mudah-mudahan arwahnya diterima di sisiNya,” ujarnya.
Meski belum sepenuhnya memastikan detail teknis pemulangan jenazah, Armuji menegaskan komitmen partai untuk mendampingi proses tersebut. “Malam ini juga katanya, itu kami masih lebih lanjut kurang tahu,” pungkasnya.
Tokoh muda PDIP Surabaya, Aprizaldi, turut mengonfirmasi jadwal pemakaman almarhum. Menurutnya, jenazah Awi akan dibawa ke Surabaya dan dimakamkan keesokan harinya di TPU Keputih.
“Iya benar Mas Adi Sutarwijono meninggal dunia pukul 20.36 WIB di Jakarta. Jenazahnya dibawa ke Surabaya dan insyaallah besok dimakamkan di TPU Keputih,” kata Aprizaldi.
Sementara itu, Armuji mengenang kiprah Awi selama menjabat sebagai pimpinan DPRD Surabaya yang selalu menjaga sinergi dengan Pemkot Surabaya. “Dia juga orang baik. Selama kita mengenal Adi itu orangnya baik. Di kantor kan berteman lama saya waktu jadi anak buah saya di DPRD. Orangnya supel dan banyak kawan. Kan dia juga anak mantan anak media,” kenangnya.
Menurut Armuji, almarhum konsisten mendukung program pembangunan kota hingga pertemuan terakhir mereka pada Rakernas PDIP pertengahan Januari 2026. “Terakhir pada saat Rakernas itu ketemu,” ujarnya.

