Warga Dukun Gresik Butuh Fasilitas Pemasaran Produk Bunga Hias

Jatimpost.com – Kalangan ibu-ibu rumah tangga warga Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik menyampaikan keluh kesahnya kepada Anggota DPRD Jawa Timur Ufiq Zuroida yang saat itu sedang melaksanakan agenda serap aspirasi masyarakat, Senin (14/9/2020). Para warga tersebut meminta untuk adanya fasilitas pemasaran dari pemerintah untuk memasarkan produk kreativitas berupa bunga hias.

Ufiq Zuroida menceritakan bahwa telah bertemu warga dari kalangan ibu rumah rangga (IRT) untuk mendengar aspirasinya. Aspirasi yang tersampaikan banyak dari mereka menganggur akibat dari dampak pendami covid-19. Sehingga IRT tersebut berinisiatif membuat kerajinan tangan membuat bunga hias yang berbahan dasar dari stoking.

“Karya yang dihasilkan sangat menarik, bagus untuk menjadi hiasan di ruang tamu,” ungkapnya.

Namun yang menjadi permasalahannya, kata politisi Fraksi PKB terserbut adalah pemasaran produk. Para pengjarin kesulitan menemukan pasar sehingga hasil kreativitas tidak termanajemen dengan baik. “Mereka membutuhkan pasar, dan saya berharap Pemprov Jatim segera merespon, memfasilitasi pasar dari buah karya mereka,” sambungnya.

Angota Komisi B DPRD Jatim merasa bangga dengan kreativitas yang dimiliki IRT. Meski terdampak dan tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam pemulihan ekonomi akibat covid-19, mereka mampu bergerak dengan menghasilkan sebuah karya yang bernilai ekonomis.

Sebelumnya, Ufiq Zuroida juga telah melakukan agenda yang sama, serap aspirasi warga Kecamatan Paciran dan Kecamatan Dukun Gresik. Dari hasil serap aspirasi, kebanyakn warga mengeluh soal masalah pertanian. Mulai dari masalah hama yang menyerang tanaman, masalah pupuk bersubsidi yang semakin langka dan juga harga selalu anjok saat panen tiba.

“Hasil serap aspirarasi ini akan kita bawa dalam rapat dewan untuk dibahas bersama gubernur. Semoga nanti bisa menghadirkan kebijakan dan program yang terbaik untuk masyakarat,” pungkasnya.