Pemuda-Pemudi Nahdliyin Sidoarjo Deklarasi Dukungan untuk Gus Muhaimin Iskandar Maju Capres 2024

Jatimpost.com – Track record Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar mulai dikagumi dan menjadi daya tarik kalangan anak muda. Mereka tertarik dengan perjalanan Gus Muhaimin di masa muda hingga berhasil menjadi pemimpin partai dan berhasil menduduki berbagai jabatan penting di pemerintahan seperti pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja, Wakil Ketua MPR dan Wakil Ketua DPR RI. Dari semua capaian tersebut, milenial NU menilai sebagai sebuah prestasi yang tidak semua orang bisa mencapainya.

Track record tersebut membuat kalangan milenial NU tidak ragu-ragu memberikan dukungan terhadap Gus Muhamin untuk maju Capres 2024.

“Beliau dulunya juga sama seperti saya, seperti rekan rekan yang lainnya ikut IPNU ikut Ansor, PMII dan masih banyak lagi. Dan alangkah baiknya kita warga NU ya harus mendukung Beliau sebagai capres 2024,” ungkap Baharudin Yusuf, Koordinator pemuda-pemudi nahdliyin Sidoarjo yang mendeklarasikan diri dukung Gus Muhaimin Capres 2024, Jumat (27/5/2022) saat dikonfirmasi jatimpost.com.

Dukungan tersebut kata Yusuf, tidak terlepas dari keinginan warga NU yang sangat mengharapkan sosok pemimpin dari kalangan NU dan membawa kemaslahatan untuk warga nahdliyin. Sosok yang diharapkan tersebut ada pada diri Gus Muhaimin.

“Ini momen yang penting, karena kapan lagi kita warga NU punya kader yang berani maju sampai ranah pemerintahan tertinggi di Indonesia. Jadi harus digunakan sebaik baiknya momen yang penting ini,” terangnya.

Dirinya sebagai warga nahdliyin juga sudah tidak meragukan lagi dengan sosok Gus Muhaimin. Sebab selama ini, pimpinan partai yang selalu berpihak terhadap kepentingan-kepentingan NU hanya Gus Muhaimin. Hal itu kata Yusuf dapat dilihat dari bagaimana UU pesantren dapat disahkan dan berbagai program untuk kepentingan nahdliyin terimplementasikan.

“Selama Ini, Gus Muhaimin sebagai pejuang kepentingan kami, warga nahdliyin melalui kebijakan politik. Sehingga ke-NU-annya tidak diragukan. Terlebih lagi nasab, keturunan pendiri nahdlatul ulama,” katanya