Terkait Sanusi Dangdutan, Kapolres Malang Tegaskan Belum Pernah Mengeluarkan Surat Izin Keramaian

Foto Istimewa

JatimPost, Malang – Beredarnya video berisi rekaman Bupati Malang HM Sanusi saat asyik dangdutan bersama 2 biduan yang juga akan kembali maju sebagai bakal calon bupati pada Pilkada Kabupaten Malang 2020 ini kembali membuat masyarakat semakin geram.

Sebelum itu, Sanusi juga sempat membuat warga geram ketika asyik dangdutan di ruang kerjanya yang mengakibatkan hilangnya kesakralan Pendopo Kabupaten malang pada Oktober 2019. Kembali terjadi, dia bernyanyi dan goyang tipis-tipis bareng dua biduan di acara launching timses, Rabu (5/8/2020) malam.

Hal tersebut membuat masyarakat semakin geram, sebab acara itu diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 dengan menghadirkan banyak orang dikumpulkan dalam satu gedung indoor. Dalam acara tersebut juga tak tampak adanya penerapan protokol kesehatan pasalnya, dalam video tersebut Bupati Sanusi yang tengah bernyanyi dia tidak mengenakan masker dan melakukan jaga jarak dengan para biduan kurang dari 1 meter. Ditambah lagi, sejauh ini pemerintah sendiri belum memberikan izin bagi masyarakat untuk menggelar keramaian.

Dengan kejadian tersebut, masyarakat semakin kecewa, lantaran pihak aparat berwajib seolah bersikap biasa saja melihat hal itu terjadi karena dilakukan oleh kalangan pejabat.

Selain itu Kapolres Malang AKBP Hendri Umar membenarkan bahwa selama pandemi Covid-19 ini dari jajaran Polres Malang belum mengeluarkan izin keramaian sama sekali. “Kita belum mengeluarkan izin keramaian sama sekali,” ungkapnya (6/8/2020).

Hal itu menandakan bahwa seluruh keramaian dengan mengumpulkan banyak orang di satu tempat di Kabupaten Malang masih belum diperbolehkan. Mengingat situasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Malang terus bertambah, meskipun angka kesembuhan juga turut bertambah.

Dikonfirmasi atas video viral tersebut, Hendri mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui kejadian tersebut. “Saya belum tahu dan belum melihat video dangdutan Bupati Sanusi” ujarnya.

Seperti yang diketahui, meski videonya viral, Bupati Malang HM Sanusi menyangkal peryataan masyarakat bahwa ia sedang dangdutan. Menurut Sanusi, kegiatan itu hanya sebatas electone-an.