Tak Dipinjami Uang, Seorang Kuli Bangunan di Surabaya Sekap Pemilik Rumah

Foto Istimewa

Surabaya, Jatimpost.com – Gara-gara tidak diberi pinjaman uang, kuli bangunan di surabaya menyekap dan menganiaya pemilik rumah yang sedang direnovasinya.

Pelaku yakni Imam Khusairi (25) warga Blitar. Berdasarkan data yang dihimpun, Imam ditangkap Satreskrim Polsek Tegalsari di Tambaksumur, Sidoarjo. Ia sempat kabur usai melakukan penyekapan terhadap seorang wanita berinisial Iren Magareta (57), warga Jakarta di Pandegiling, Surabaya.

Awalnya, korban yang tinggal di Jakarta datang untuk melihat perkembangan renovasi rumahnya. Biasanya dia pulang dua minggu sekali ke Surabaya.

“Nah, korban kecewa karena tidak sesuai ekspektasinya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Iptu I Made Gede, Kamis (5/11/2020).

Irene naik pitam karena tersangka yang ditanya bukannya menjawab progres pembangunan, tapi malah menyodorkan kasbon.

“Korban saat itu langsung menolaknya. Ternyata ini membuat tersangka sakit hati dan marah,” jelasnya.

Tersangka Imam langsung menyeret korban ke belakang rumahnya. Kemudian  mengikat tangan Irene dengan kain. Tersangka kemudian memukul kepala korban beberapa kali menggunakan balok kayu. Setelah mendapat informasi dari warga terkait aksi penyekapan itu, polisi mendatangi lokasi.

“Kita cek TKP bersama unit reskrim. Kemudian korban kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, karena mengalami luka di bagian tengku leher belakang,” pungkasnya.

Korban lalu dimintai keterangan. “Tersangka sempat kabur dan sepuluh hari kemudian kita amankan, pada Jumat (23/10),” tandasnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat Pasal 365 ayat (1) Jo ayat (2) angka 4 huruf e KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.