Satu Pegawai Meninggal, Kantor Kecamatan Tandes dan Enam Kelurahan di Surabaya Ditutup

Surabaya –  Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur, beserta enam kelurahan setempat untuk sementara ditutup mulai hari ini, akibat salah satu pegawai  yang biasa beraktivitas di kantor kecamatan meninggal dunia.

“Sesuai protokol kesehatan yang berlaku, maka kami menutup sementara layanan di Kecamatan Tandes dan 6 Kelurahan yang ada di sana. Ini sampai hasil swab keluar,” ujar Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M. Fikser, Rabu (15/4/2020).

Penutupan tersebut juga sesuai surat pemberitahuan dari kantor Kecamatan Tandes Nomer 475/535/436.9.14/2020. Dalam surat pemberitahuan yang dikirim ke ketua LPMK, RW dan RT se Kecamatan Tandes disebutkan bahwa mulai tanggal 15-28 April 2020 seluruh kantor kelurahan dan Kantor Kecamatan Tandes untuk sementara ditutup.

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus mendorong warganya agar turut serta mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai virus ini dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Baik itu pihak pemerintah, Kepolisian, TNI, stakeholder, hingga masyarakat umum.

Selain itu, ia juga meminta supaya warga tetap mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing. Dengan cara, tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

“Ayo wargaku kita sama-sama berdoa di rumah masing-masing. Kemudian tetap disiplin dalam menggunakan fasilitas yang ada dan tidak keluar rumah. Maka, Tuhan akan memberikan  kesembuhan dan keselamatan untuk kita semua,” kata Wali Kota Risma

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya, saat ini terdapat 39 pasien positif Virus Corona yang berhasil sembuh. 34 pasien berasal dari Surabaya, dan 5 lainnya dari luar Surabaya. Selain itu, terdapat pula 152 pasien PDP yang berhasil sembuh. Meski demikian terdapat 25 pasien yang meninggal dunia. Per Hari Senin (14/4/2020) di Kota Pahlawan memiliki 1447 ODP, 536 PDP, 220 kasus positif Corona dari Surabaya, dan 8 kasus positif Corona dari luar Surabaya.