Sapa Konstituen: Politisi PKB Jatim Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Nahdliyin

Jatimpost.com – Politisi PKB Jawa Timur Lailatul Qodriyah menyamkaikan bahwa dirinya sebagai legislator DPRD Jawa Timur siap untuk memperjuangkan aspirasi konstituennya warga Lumajang dan warga Jember. Namun secara khusus, ia juga memiliki agenda khusus untuk mengawal aspirasi warga nahdliyin yang tak lain adalah votersnya saat pemilu 17 April kemarin.

Di reses perdananya itu Jumat (22/11/2019), Ning Laila menyapa warga Desa Glundengan Kecataman Wuluhan Kabupaten Jember. Ia dalam kesempatan itu mensosialisasikan UU Pesantren dan juga Raperda Pesantren yang diusulkan oleh Fraksi PKB Jawa Timur. Ia mengatakan kepada perserta yang terdiri dari warga dan Muslimat NU itu bahwa lahirnya UU Pesantren adalah bagian dari bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan pendidikan di pesantren. Sehingga untuk orang tua, tidak perlu khawatir dan bimbang dalam memilih pendidikan untuk anaknya, apakah dipesantren atau di pendidikan umum.

“Lahirnya UU Pesantren ini sudah memberikan kesetaraan pendidikan antara lulusan pesantren dan lulusan pendidikan umum, ijazahnya sama-sama diakui,” katanya. Tidak hanya itu, lulusan pesantren nantinya juga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Karena begitu sentralnya pendidikan pesantren dalam pengembangan sumber daya manusia yang beradab, pihaknya, Fraksi PKB Jawa Timur telah mengusulkan Raperda tentang Pondok Pesantren. Raperda tersebut akan menjelaskan lagi secara rinci ciri dan kekhasan pondok pesantren yang ada di Jawa Timur dan termasuk kurikulum yang berlalu di dalamnya. Sehingga pesantren sebagai lembaga pendidikan representasi dari warga nahdliyin bisa diperhatian secara khusus oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pesantren ini menjadi lembaga pendidikan representasi dari warga nahdliyin. Banyak anak-anak orang NU yang mondok disana, sehingga kita perlu menjamin, pendidikan yang ada itu dengan pengakuan terhadap ijazah yang dikeluarkan oleh pesantren,” katanya. [tr]