PKB Jatim Gerak Cepat Bantu Pesantren Korban Banjir Jember

Truk pengangkut bantuan material bangunan dari PKB Jatim untuk pesantren Al-Rasyid Bangsalsari Jember

Jatimpost.com – DPW PKB Jawa Timur melakukan gerak cepat membantu pondok pesantren yang menjadi korban banjir di Desa Kedung Suko Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, salah satunya adalah Pondok Pesantren Ar-Rasyid. Bantuan tersebut berupa uang tunai dan material bangunan untuk perbaikan infrastruktur pesantren yang rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu.

Anggota Fraksi PKB Jawa Timur Zahrok yang bertugas di lapangan menyampaikan bahwa banjir melanda Kecamatan Bangsalsari tersebut menyebabkan kerusakan bangunan pondok pesantren cukup parah, seperti robohnya dinding pondok pesantren sebagai pembatas dengan suangai. Hal itu kemudian menyebabkan air luapan sungai masuk ke area pesantren. “Para santri dan pengasuh pesantren akhirnya mengevakuasi diri ke lantai 2,” ungkap politisi asal Jember itu.

Musibah Banjir di Kabupaten Jember berawal hujan intensitas tinggi, yang diperparah dengan jebolnya tanggul Sungai Gladak Putih dan tanggul Sungai Curahnongko. Akibatnya,  luapa air sungai tersebut merendam pemukiman warga dengan ketinggian air 40 cm hingga 2 meter.

Tidak hanya di Kabupaten Jember yang dilanda banjir, dibeberapa daerah Jawa Timur seperti Lamongan, Gresik dan Sampang juga dilanda banjir saat itensitas hujan tingggi. Karena itu, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Anik Maslachah meminta pemerintah daerah untuk siap siaga dalam melakukan penanggulangan korban banjir.

“BPBD, Dinsos, Dinkes Pemprov Jatim harus bahu membahu melakukan tanggap bencana, terutama pada warga yang terdampak banjir, butuh kerja ekstra penanganan ini,” ungkap Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Anik menjelaskan bahwa partainya juga telah menginstruksikan kadernya di daerah untuk turut serta tanggap dalam penanggulangan bencana dengan memberikan berbagai bantuan kepada korban banjir. “PKB ambil bagian membantu perbaikan infrastuktur seperti gedung ponpes Ar-Rasyid yang surak akibat banjir. Hal itu dilakukan Ketika kebutuhan sembako sudah terfasilitasi oleh pemprov dan pemkab. PKB memilih membantu di sisi yang lain,” ungkapnya.