Penanganan Darurat untuk Korban Banjir Pasuruan

PASURUAN, jatimpost.com – Meluapnya Sungai Welang karena hujan deras di daerah hulu sehingga mengakibatkan banjir di Pasuruan, segera direspon dengan cepat oleh Pemprov Jatim. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemprov melalukan pendataan korban dan pemberian penanganan darurat.

“Dari data tersebut, Pemprov bersam Pemkab Pasuruan akan melakukan penanganan darurat,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Benny Sampirwanto, menjawab pertanyaan wartawan mengenai langkah yang dilakukan Pemprov terkait banjir di Pasuruan.

Benny mengatakan, respon cepat ini dilakukan karena banjir ini mengakibatkan jalan pantura Surabaya-Banyuwangi di Kecamatan Kraton lumpuh total sehingga harus ditutup sementara. “Tak hanya itu, beberapa desa juga ikut tergenang” katanya.

Beberapa desa tersebut yakni Desa Tambakan, Desa Kalianyar di Kelurahan Kalirejo, Kec Bangil dengan ketinggian air rata-rata 40-120cm. Desa Kedawung Kulon, Kec Grati dengan ketinggian air 40-80 cm, dan Desa Sukorejo, Kec. Pohjentrek dan Desa Sidogiri, Desa Tambak Rejo, Kec Kraton (ketinggian air rata-rata 40-100cm).