Pegiat Pelindungan Perempuan dan Anak Malang Raya Solid Dukung Gus Muhaimin

Komunitas Pegiat Pelindung Perempuan dan Anak Malang Raya deklarasi dukung Gus Muhaimin Iskandar maju capres 2024

Jatimpost.com – Koalisi perempuan Jawa Timur dari berbagai elemen masyarakat makin solid melakukan deklarasi di berbagai daerah (kabupaten) untuk memberikan dukungan kepada Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar maju calon presiden (capres) 2024. Deklarasi dukungan kali ini dari Komunitas Pegiat Pelindung Perempuan dan Anak Malang Raya. Mereka tidak mau ketinggalan untuk menyampaikan aspirasi politiknya dalam penentuan kepemimpinan nasional 2024 mendatang.

Koordinator deklarasi, Khuriyah menyampaikan bahwa alasan pihaknya memberikan dukungan politik sejak dini kepada Gus Muhaimin Iskandar karena tidak terlepas dari adanya kesamaan visi dan misi sosial kemasyarakatan, yaitu memperjuangkan perlindungan kaum perempuan dan anak yang rawan mendapatkan kekerasan.

“Tindak kekerasan, utamanya kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak makin tinggi di Indonesia. Ada beberapa kasus yang sangat memprihatinkan dan ini menjadi PR bersama,” ungkap Khuriyah saat dimintai keterangan awak media, Senin (31/1/2022).

Dari berbagai kasus tersebut kata Ning Khuriyah, sosok tokoh politisi yang gencar memperjuangkan untuk memberikan perlindungan kepada perempuan hanya Gus Muhaimin. “Selama ini yang paling getol bicara di media dan menggalang dukungan untuk segera mengesahkan RUU TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) adalah Gus Muhaimin. Ia getol memperjuangkan perlindungan untuk kami,”ungkapnya.

“Itu menjadi alasan terkuat kami, mengapa kami mendorong dan mendeklarasikan diri dukung Gus Muhaimin Capres 2024,” imbuhnya.

Lebih lanjut, aktivis perempuan nahdlatul ulama (NU) itu menyampaikan alasan lain mendukung Gus Muhaimin, yaitu karena durriyah NU. Latar belakang garis keturunan, pendidikan pesantren dan juga ideologi politik yang selama ini diperjuang menjadikan Khuriyah yakin dengan sosok kepemimpinan keponakan Gus Dur itu.

“Selain durriyah NU, beliau kental dengan pendidikan pesantren yang saya yakin dan tidak diragukan keilmuan di bidang agama. Sehingga itu menjadi Pondasi dalam setiap langkah atau menentukan kebijakan didasari dengan Rahmatan Lil ‘Alamin. Tidak ada keberpihakan, namun sebaliknya akan berbuat untuk semua masyarakat,” terangnya.