Mahfud MD Sebutkan Tiga Penyebab Kekacauan Hukum di Indonesia

foto hanya ilustrasi (foto: hukumrmol)

Jember, Jatimpost.com –  Mantan Ketua MK , Mahfud MD menyebutkan bahwa ada tiga masalah besar penyebab kekacauan hukum di Indonesia. Hal itu diungkapkan berdasarkan pengalamannya sebagai Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013.

Dalam pidatonya saat konferensi Nasional Hukum Tata Negara (KNHTN) ke-4 tahun 2017. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Pusako Universitas Andalas dengan tuan rumah Puskapsi Universitas Jember.(10/11/2017)

Pertama, ketidak mampuan memahami hokum sehingga digugat karena kurangnya profesionalitas pembuat peraturan. Bisa disebabkan gagalnya dalam membaca hubungan relasi antar peraturan perundangan-undangan.

“Dalam kasus ini kegagalan membentuk peraturan yang responsif murni karena ketidak mampuan pembentuk dan tiada motivasi atau niat jahat,” ungkap Mahfud MD dilansir dari detik.

Kedua disebabkan adanya kepentingan dari salah satu pihak yang berkepentingan. Permainan kepentingan politik tukar-menukar kepentingan dalam membuat suatu undang-undang dan dapat menguntungkan salah satu pihak.

“Sehingga pernah ada kesepakatan soal UU yang pernah kami batalkan di MK,” ujarnya.

Ketiga praktek jual beli hukum karena adanya penyuapan anggota Dewan dalam penyusunan undang-undang. Dalam kasus ini sudah pernah terjadi baik dalam penyusunan UU maupun peraturan daerah.

“Sebagaimana kita ketahui ada beberapa pembentuk regulasi yang divonis bersalah oleh pengadilan karena kasus jual beli pasal dalam peraturan,” pungkas Mahfud MD.