Konsumsi Sabu untuk Tambah Stamina, Pelatih Bola Tarkam di Surabaya Diciduk Polisi

Foto Istimewa

Surabaya – Seorang pelatih sepak bola senior antar kampung (tarkam) diciduk unit ldik l Satresnarkoba Polrestabes Surabaya atas kasus narkoba.

Pelaku adalah Efantri Budi Marthana (30) yang indekos di Simpang Graha Family VII, kecamatan Wiyung, Surabaya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu poket berisi sabu seberat 0,3 gram, tiga pipet kaca yang masih berisi sisa sabu.

Jika di total, pipet berikut sabu itu memiliki berat lebih dari 4 gram. Oleh tersangka, barang bukti tersebut disimpan dalam kotak kacamata.

“Selama ini, dia (tersangka), tinggal di kontrakan saudaranya. Dia sehari-hari menjadi pelatih bola,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Selasa (16/6/2020).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebut tentang adanya penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di Surabaya barat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengantongi identitas yang bersangkutan.

“Kami kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil mengamankan tersangka tidak jauh dari rumahnya. Meski sempat mengelak, tetapi kami menemukan barang bukti itu,” pungkasnya.

Ardian menambahkan, pelaku mengaku jika baru bebrapa bulan terakhir mengkosumsi sabu untuk menambah setamina saat akan melatih anak didiknya di lapangan hijau.

“Kalau pakai sabu itu rasanya tidak ada capeknya. Awalnya dia coba-coba, terus ketagihan,” tandasnya.

Akibat perbuatan itu, pelaku tak lagi dapat melatih anak didiknya, lantaran berada di balik jeruji besi tahanan, dan pelaku dijerat Pasal 112, 114 KUHP UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.