Komitmen terhadap Ekonomi Rakyat, Gus Muhaimin: Jika Saya Presiden UMKM Harus Jadi Prioritas

Jatimpost.com – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, UMKM memiliki peranan penting dalam kemajuan bangsa. Karena itu, pemerintah baik di tingkat pusat hingga daerah harus memberikan perhatian dan perlindungan terhadap para pelaku UMKM.

“Komitmen bantuan dan kebijakan pemerintah yang berpihak pada pelaku UMKM ini yang menjadi visi dan misi perjuangan kita sejak hari ini hingga masa-masa kemajuan UMKM. Jika saya menjadi presiden, saya akan jadikan UMKM prioritas perhatian,” ujar Gus Muhaimin saat Deklarasi Dukungan dan Dialog APM Mojokerto untuk Gus Muhaimin Presiden 2024 di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/2/2022).

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, dirinya berkunjung ke berbagai daerah untuk melihat langsung perkembangan UMKM. 

“Saya kenapa semangat karena dari tempat ini, dari pusat UMKM, dari ekonomi kreatif, Indonesia akan bangkit dan menjadi kekuatan ekonomi dunia,” tuturnya.

Karena itu, Gus Muhaimin berpesan kepada para pelaku UMKM agar senantiasa menciptakan inovasi produk kreatif. 

“Ciptakan selalu produk-produk yang unggul. Keunggulan harus tercipta dari pelaku UMKM,” katanya.

Disisi lain, Gus Muhaimin juga meminta komitmen pemerintah untuk melindungi para pelaku UMKM. 

“Itu yang paling penting, paling pokok. Harus tahu persis, pokoknya melindungi total, wajib hukumnya bagi pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan UMKM di Indonesia secara umum masih kalah dari beberapa negara lain karena masih kurangnya perlindungan pemerintah terhadap para pelaku UMKM. 

“Kalau usaha yang besar nggak usah dilindungi sudah bisa hidup. Saya mengimbau, mengajak dan meminta semua pihak dari Pusat dan daerah, tidak boleh berhenti melindungi total pengrajin UMKM. Pokoknya tanggungjawab pusat dan daerah serta jajarannya melindungi. Kalau saya Presiden, total saya melindungi semua UMKM,” ungkapnya.

Bentuk perlindungan yang dimaksud, kata Gus Muhaimin, salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam ketersediaan bahan baku produksi. 

“Kalau belum mencukupi bahan baku dan terpaksa impor, harus ada keringanan bagi industri kecil. Mereka harus difasilitasi. Pembenahan arus barang masuk dan keluar harus diperlancar, terutama suplai bahan baku UMKM,” katanya.

Berbeda dengan perusahaan besar yang sudah memiliki akses dan permodalan yang kuat, para pelaku UMKM umumnya mengalami banyak keterbatasan baik akses maupun permodalan sehingga perlu campur tangan pemerintah.

“Kalau yang besar sudah settle. UMKM mau tidak mau pemerintah harus melindungi, memudahkan, memperlancar fasilitas bahan baku. Ini bisa kita lakukan cepat. Saya akan kontak menteri terkait agar bahan baku lancar. UMKM Mojokerto harus kuat, bangkit dan bisa bertarung dengan produk luar,” urainya.

Menurut Gus Muhaimin, akibat pandemi Covid-19, industri UMKM banyak yang mati dan kalah bersaing. 

“Mari kita bahu membahu, kerja keras, menghidupkan industri dalam negeri yang sedang kolaps. Mulai Presiden dan semua jajaran, kita semua harus kerja keras agar industri dalam negeri pulih kembali,” tandasnya.