Kasus Pasangan Threesome di Pasuruan, Dilimpahkan ke Kejaksaan

Pasuruan, Jatimpost.com – Berkas hasil penyelidikan kasus perdagangan orang dengan modus layanan threesome kini sampai di tahap akhir, seluruh data yang terkumpul dilimpahkan berkas kasus ini ke kejaksaan.

“Berkas kasus threesome sudah kami limpahkan ke kejaksaan. Kita tunggu jawaban kejaksaan. Jika lengkap, tersangka dan barang bukti akan kita limpahkan,” kata Kanit PPA Polres Pasuruan Ipda Sunarti, Rabu (29/1/2020).

Sunarti yakin, berkas yang dilimpahkan segera P21. “Kami yakin P21,” terangnya.

Polisi membongkar praktik perdagangan orang dengan modus layanan threesome yang dilakukan di Hotel Baobab Safari Resort, Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Tiga orang yang diamankan dalam operasi ini, yakni Joko Susilo (38), warga Desa Paulan Colomatu, Karanganyar, Jawa Tengah bersama kekasihnya dan seorang pria hidung belang.

Dari tiga orang yang diamankan, Joko sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara kekasihnya dinilai sebagai korban dan pria hidung belang yang bersama mereka statusnya saksi.

Kasus ini terendus dari patroli tim cyber Sat Reskrim Polres Pasuruan di facebook. Polisi mendapati Joko memposting kalimat ajakan kepada netizen untuk bergabung dalam threesome. Joko memasang foto-foto kekasihnya dalam postingan itu.

“WIFE PGN NYOBA MMMF… INBOX FOTO KALIAN… KLO MASUK KRITERIA LANGSUNG GASS… SINGLE OR PASUTRI,” demikian kalimat dalam postingan Joko.

Kepada wartawan Joko mengaku tak berniat melakukan perdagangan orang dalam hal ini kekasihnya yang sudah dipacari selama tiga tahun. Ia melakukan threesome hanya untuk memuaskan fantasi seks. Ia mengaku terinspirasi dari film porno.

Meski begitu, pria penganguran lulusan SLTP ini mengaku sudah dua kali mengajak kekasihnya main threesome, pertama di Jogjakarta, kedua di Prigen. Ia tak menampik menerima sejumlah uang dari pria hidung belang yang main threesome bersama mereka.

Polisi masih mengembangkan kasus ini dan tak berhenti di tersangka Joko Susilo.