Diduga Sakit Hati, Seorang Anak di Bangkalan Bunuh Selingkuhan Ibunya

Foto Istimewa

Bangkalan –  Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Kali ini seorang remaja berinisial MD (18), Warga Desa Lantek Barat, Kecamatan Galis harus terkapar penuh luka bekas sabetan celurit di bagian leher.

Usut demi usut, ternyata pembunuhnya tidak lain adalah tetangganya sendiri, berinisial MJ (23). Ia tega menghabisi nyawa korban diduga telah berselingkuh dengan ibu kandungnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama S Putra mengatakan dugaan awal pembunuhan ini karena Mudassir disebut telah menjadi selingkuhan ibu Jefri saat bekerja di Malaysia.

“Untuk sementara diduga motif pelaku MJ melakukan pembunuhan terhadap korban MD adalah permasalahan keluarga yang diduga ibu pelaku MJ berselingkuh dengan korban MD pada saat sama-sama tinggal di Malaysia,” papar Rama, Selasa (28/4/2020).

Kisah pembunuhan ini berawal dari pelaku melihat korban sedang mengendarai sepeda motor. Tiba- tiba korban melarikan diri saat melihat pelaku tanpa membawa kendaraannya. Akhirnya kejar- kejaran tak terelakkan.

“Dia kabur saat melihat saya. Saya berfikir itu memang orang bersalah, makanya saya kejar hingga dibacok,” kata pelaku tanpa rasa takut.

Rama menambahkan, masalah ini beberapa bulan lalau sempat menemukan jalan damai dengan cara korban meminta maaf dan tidak berkeliaran didaerahnya. Namun korban muncul lagi, sehingga kasus pembunuhan ini terjadi.

“Motif pelaku karena merasa sakit hati karena ada permasalahan keluarga. Diduga berdasarkan keterangan pelaku, korban selingkuh dengan ibunya,” terangnya.

Untuk menebus kesalahannya, pelaku kata Rama akan dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.