Kantor Dinkes Blitar Kembali Ditutup Setelah 10 Pegawai Positif Covid-19

Foto Istimewa

Blitar, Jatimpost.comDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar kembali ditutup untuk keperluan general cleaning dan sterilisasi. Hal ini dilakukan menyusul 10 pegawai di Dinkes Kabupaten Blitar terkonfirmasi positif covid-19.

Juru Bicara Satgas covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, penutupan dilakukan mulai Rabu (16/12) hingga Jumat (18/12) dan akan kembali aktif pada Senin (21/12).

“Penutupan dimulai sejak kemarin hingga hari Jumat. Senin kantor kembali masuk seperti biasa. Penutupan ini karena ada 10 pegawai Dinas Kesehatan yang positif covid-19,” ungkap Krisna Yekti, Kamis (17/12/2020).

Penutupan kantor Dinkes Kabupaten Blitar akibat covid-19 ini adalah kedua kalinya. Di awal pandemi lalu, lockdown juga pernah dilakukan. Bahkan ada slah satu ASN (Aparatur Sipil Negara) Dinkes Kabupaten Blitar, yang meninggal dunia akibat covid-19.

Temuan kasus baru 10 orang staf Dinkes Kabupaten Blitar, kata Krisna, berawal dari satu orang staf yang mengeluh dengan gejala mengarah. Yang bersangkutan mengaku kehilangan daya penciuman. Kemudian juga mengeluhkan pusing.

“Salah satu staf itu kemudian menjalani test swab dan hasilnya positif. Menindaklanjuti ini, orang-orang yang ada di sekitar staf tersebut juga di-swab test. Total ada 20 orang yang di-swab jadi hasilnya 10 positif termasuk yang bersangkutan,” terangnya.

Krisna menambahkan, dari kluster ini pihaknya merasa kesulitan mencari tahu dari mana pegawai Dinkes tersebut terpapar covid-19.

“Dugaan sementara sumbernya dari hajatan saudaranya, tapi sumbernya sulit dicari, karena  yang tidak pernah kontak erat pun ternyata positif,” imbuhnya.

Krista juga melakukan tes swab kepada seluruh pegawai Dinkes Kabupaten Blitar. Total ada 100 orang yang dites swab. “Hari ini semua di-swab, totalnya ada sekitar 100 orang,” tandasnya.

Sementara itu, hingga 16 Desember kemarin, tercatat jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.274 kasus. Perinciannya, sebanyak 1.156 orang sembuh, 98 orang meninggal dunia, dua orang menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi.