Insiden Ngeri, Ada Gerbong Kereta Api Meluncur Sendiri Tanpa Lokomotif di Malang

Foto Istimewa

Malang, Jatimpost.comGerbong kereta api (KA) eksekutif berjalan sendiri dari Stasiun Malang Kota Baru, Kota Malang, hingga Stasiun Kotalama. Ada tuju gerbong kereta ini berjalan sendiri tanpa ditarik lokomotif.

Rangkaian gerbong KA itu meluncur sendiri hingga berjarak sekitar 2,3 kilometer ke arah Stasiun Kota Lama, sekitar pukul 15.52 Wib.

Masyarakat setempat menyebut peristiwa itu dengan nama ‘kereta hantu’. Sebab peristiwa serupa sudah terjadi ketiga kali ini.

Yusron Nasir, warga setempat menyebut, pada sekitar pukul 19.00 Wib, Tahun 2000, gerbong tiba-tiba meluncur. Meski tidak menimbulkan korban, beberapa rumah warga di Jalan Simpang Peltu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang rusak.

Selang satu tahun kemudian atau Tahun 2011, peristiwa yang sama terjadi kembali. Empat gerbong KA Gajayana melaju kencang dari Stasiun Malang Kota Baru ke arah Stasiun Malang Kota Lama dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Dalam peristiwa itu, rangkaian gerbong terhenti setelah menabrak tiga rumah di lokasi yang sama. Bahkan saat itu ada korban jiwa yaitu Muhammad Nur Rosyid, bocah berumur 2 tahun 6 bulan.

“Sudah kali ketiga ini terjadi. Masyarakat biasa menyebut kereta hantu,” jelas Yusron, Jumat (20/11/2020).

Kepala Stasiun Malang Kota Baru Heru Suprapto mengaku masih menyelidiki penyebab tujuh gerbong KA berjalan sendiri sampai Stasiun Kotalama.

“Maaf, saya masih sibuk. Penyebabnya masih kita selidiki,” katanya.

Heru juga enggan membeberkan tujuh gerbong (KA) berjalan sendiri merupakan KA eksekutif untuk tujuan mana. Daop 8 Surabaya mengakui adanya anjlokan rangkaian KA di Stasiun Kotalama.

“Tidak ada korban jiwa, untuk anjlokan rangkaian langsiran kereta di Stasiun Kotalama,” tandasnya.