Gus AMI: Empat Prioritas Agenda Mukernas PKB dan Munas Alim Ulama

Jatimpost.com – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Gus AMI mengatakan bahwa agenda Mukernas dan Munas Alim Ulama akan membahas 4 agenda prioritas. Diantaranya mengenai pendidikan, UU Pesantren, Pertanian dan UMKM.

“Dalam Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB 2021 ini, PKB akan memperjuangkan sejumlah hal strategis, Pertama, Bidang Pendidikan, PKB sangat yakin pendidikan adalah kunci bangsa ini mendapatkan SDM unggul, pandemi tidak boleh mengakibatkan matinya lembaga pendidikan, proses belajar mengajar tidak boleh terhenti dan anak didik kita juga tidak boleh terlalu lama di rumah karena akan kehilangan ghirah terhadap ilmu pengetahuan,” ungkap Gus AMI dalam sambutannya di Istana Negara, Kamis (8/4/2021).

“Alokasi anggaran bidang pendidikan, apapun kondisinya kita ingin 20 persen APBN tidak dikurangi. PKB akan terus membantu pemerintah mewujudkan hadirnya pendidikan yang berkualitas dan lahirnya SDM unggul demi menyongsong Indonesia Emas 2045 nanti,” tambahnya.

Berkenaan dengan UU Pesantren, menurut Gus AMI, PKB mengapresiasi lahirnya Peraturan Menteri Agama (PMA) No 30 tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren (diundangkan pada 3 Desember 2020), PMA No 31 tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren (diundangkan pada 30 November 2020), dan PMA No 32 tahun 2020 tentang Ma’had Aly (diundangkan pada 3 Desember 2020). 

“Namun, PKB juga terus mendorong penuh agar aturan-aturan mengenai pendanaan untuk pesantren juga diatur melalui skema yang lebih rigid, kurikulum pesantren yang diberi keleluasaan untuk dikelola secara mandiri oleh pesantren, pengakuan pendidikan pesantren, pendidikan diniyah, serta kesetaraan gelar lulusan pesantren seperti halnya sekolah umum. PKB berharap Presiden segera mengeluarkan Peraturan turunan dari UU Pesantren agar bisa segera operasional,” jelas Wakil Ketua DPR RI tersebut.

Di bidang pertanian, PKB juga menegaskan akan mendorong pemerintah agar komoditi pertanian menjadi tulang punggung ekonomi Negara.  

“Bagi PKB, petani adalah penolong negeri. Di masa pandemi, pertanian akan selalu menjadi tulang punggung survive-nya sebuah bangsa. PKB meminta pemerintah untuk memastikan ketersediaan pupuk dengan harga terjangkau, menjaga stabilitas harga pada saat panen raya melalui kebijakan tata niaga bahan pangan yang menguntungkan petani, percepatan alih teknologi dan modernisasi pertanian menjadi perhatian utama pemerintah,” beber Gus AMI.

Sementara agenda prioritas lainnya dalam pembicaraan Mukernas dan Munas Alim Ulama menyinggung soal UMKM yang akan menjadi salah satu strategi dalam pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid-19.  

“Selain itu, pemulihan ekonomi pasca pandemi juga perlu melibatkan sektor UMKM. PKB mendorong pemerintah untuk memberikan alokasi anggaran yang cukup untuk sektor ini. PKB juga akan terus membantu semua pelaku UMKM agar terus berdaya, bertahan survive di masa pandemi, bahkan bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Salah satunya UMKM berbasis pesantren. Sebab terbukti selama ini UMKM-lah yang paling serius terdampak pandemi,” pungkasnya.

Selain membahas topik-topik strategis dan aneka isu nasional, salah satu rangkaian Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB 2021 adalah pemberian penghargaan pada pesantren-pesantren yang telah konsisten dan tetap menjalankan proses pembelajaran dan pengajaran di masa sulit saat pandemi ini.

Sejumlah pesantren dengan kategori tersebut di antaranya Ponpes Lirboyo Kediri dengan total 32 ribu santri, Ponpes Sidogiri dengan 20 ribu santri, Ponpes Krapyak Yogyakarta dengan 12 ribu santri, Ponpes Ploso Kediri, Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Ponpes Tegalrejo Magelang, Ponpes Pandanaran Yogyakarta, dan pondok pesantren dengan ribuan santri lainnya.

Berbagai rangkaian kegiatan dalam Munas dan Mukernas tersebut merupakan bagian penting dari ikhtiar, kontribusi, dan partisipasi aktif PKB sebagai partai politik yang menegaskan diri dengan jargon politik rahmatan lil ‘aalamiin. Politik yang memberi kemanfaatan seluas-luasnya untuk rakyat Indonesia.