Gus Abe: PMII Harus Memberi Andil Terhadap Kebijakan Pemerintah

Kediri, Jatimpost.com – Ada yang istimewa dalam pelantikan Pengurus Cabang PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Kediri Periode 2021-2022. Pelantikan yang berlangsung di Gedung Sport Center IAIN Kediri tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua Umum PB PMII Muhammad Abdullah Syukri.

Pria yang akrab disapa Gus Abe itu mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus PC PMII Kediri yang dinahkodai oleh Muhamad Eko Yulianto.

Gus Abe juga menekankan bahwa di pengurusan baru ini bisa segera bekerja dan menyesuaikan diri. Mengingat, kader PMII adalah kader yang paling aktif dalam upaya ikut serta menekan angka penyebaran Covid-19.

Menurut Gus Abe, PMII siap berkoordinasi dengan pemerintah dalam mengatasi pandemi. Sebab, permasalahan pandemi bukan saja menjadi urusan pemerintah, melainkan juga menjadi urusan seluruh lapisan masyarakat.

“PMII sekarang ini perlu memberi andil dan bersinergi dengan men-support kebijakan pemerintah. Kita perlu gotong royong untuk menyelesaikan dampak Covid-19. Kader PMII lebih 1 juta di seluruh Indonesia, sehingga menjadikan PMII organisasi yang diperhitungkan. PMII harus menjadi kader yang ahli sunnah wal jamaah,” kata Gus Abe, Kamis (19/8/2021).

Kader PMII, lanjut Gus Abe, harus menjadi pribadi yang menjunjung tinggi profesional. Misalnya, bila jadi dosen jadilah dosen yang profesional. Bila jadi ASN jadilah ASN yang profesional dan yang lainnya. Kader PMII sendiri telah menyebar di berbagai lini kehidupan.

“Kepada pengurus PC PMII Kediri yang baru, saya berpesan agar segera melakukan aksi-aksi nyata dan juga mewujudkan karya-karya pergerakannya di berbagai macam bidang, seperti bidang ekonomi, politik, pendidikan, kebudayaan, keagamaan, dan sebagainya,” tutup pria yang pernah mondok di Ponpes Lirboyo Kediri itu.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kediri Periode 2021-2022 Muhammad Eko Yulianto menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Ketua PC PMII Kediri.

Terkait program PMII Kediri ke depan, menurut Eko, PMII Kediri bakal fokus pada penguatan kaderisasinya serta memberikan kontribusi nyata untuk bangsa. Ia juga mengajak kader PMII selalu berpikir cerdas, bertutur sopan, dan nyata dalam gerakan.

“Kami mempunyai pilot project untuk kaderisasi ke depan, terkhusus dalam mengembangkan PMII di wilayah kabupaten. Karena mau tidak mau kita yakini bahwa PMII selama ini tersentral di kota (Kediri) saja,” pungkas Eko.