Gelar Reses, Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Bahas Raperda Pesantren

Tuban – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jatim Fauzan Fuadi atau Mas Fu tengah melangsungkan serap aspirasi secara langsung kepada masyarakat di Yayasan Al Futuhiyyah, Dusun Genengan, Desa Sugiharo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban.

Dalam lawatannya tersebut, Mas Fu mengundang sejumlah elemen masyarakat, seperti Fatayat dan IPPNU Kecamatan Tuban serta guru TPQ.

Selain itu, reses Wakil Ketua Komisi C ini juga dihadiri oleh perangkat desa Sugiharjo, tokoh agama, tokoh masyarakat yang mana dalam pelaksanaannya menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Fu menyingung perihal raperda tentang Pondok Pesantren yang sudah masuk dalam pembahasan di paripurna. Untuk itu, dalam agenda reses kali ini, Mas Fu berharap mendapat masukan serta kritik yang membangun dalam Raperda tentang Pondok Pesantren tersebut.

“Kami memanfaatkan reses ini memohon doa restu dari masyarakat yang diundang terutama, secara umum masyarakat Tuban, dalam rangka persiapan pembahasan Raperda tentang Pondok Pesantren yang kemarin sudah masuk di paripurna. Dimana teman-teman anggota Fraksi PKB sebagai pelopor,” kata Mas Fu, Senin (9/11/2020).

Untuk itu, menurut Mas Fu, Raperda Pondok Pesantren yang diinisiasi oleh PKB ini dapat bermanfaat untuk keberlangsungan pengembangan ponpes di Jawa timur, terkhusus di Kabupaten Tuban.

“Mudah-mudahan nanti bisa berjalan dengan maksimal dan tentunya raperda yang dihasilkan memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Jawa Timur. Nah ini tentu butuh masukan, saran-saran dari khalayak, kita manfaatkan reses ini untuk mendapat masukan dari para tokoh agama, masyarakat pesantren, santri dan semua pada intinya memberikan masukan-masukan,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam Raperda Pondok Pesantren tersebut ada 9 poin penting yang akan dimuat dalam Raperda Pengembangan Pesantren diantaranya; fasilitasi pengembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan, fasilitasi pengembangan pesantren sebagai sarana dakwah Islamiyah, fasilitasi pengembangan pesantren sebagai agen pemberdayaan masyarakat, kesetaraan ijazah dan kelulusan, status kelembagaan pesantren, pusat data, informasi dan teknologi, koordinasi dan Kerjasama, partisipasi dan pendanaan.

Agenda reses yang digelar pada pukul 12.00 WIB tersebut berjalan lancar. Terlihat para peserta reses yang mengikuti nampak puas dengan paparan dari Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim tersebut.