Dapat Bantuan Mobil Operasional dari Aisyah Lilia, IPNU-IPPNU Nganjuk Terharu dan Berterima Kasih

Penyerahan kunci mobil operasional secara simbolik oleh Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim Aisyah Lilia Agustina kepada IPPNU Nganjuk

Jatimpost.com– Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU IPPNU) Kabupaten Nganjuk mendapatkan bantuan mobil operasional Toyota Avansa dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui usulan Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Hj Aisyah Lilia Agustina. Mobil operasional tersebut diserahkan dalam acara serap aspirasi yang dilakukan Aisyah Lilia di Desa. Rowoharjo Kec. Prambon Kabupaten Nganjuk (13/9).

Ketua IPPNU Nganjuk Siti Zakiyaturrofi’ah menyampaikan rasa syukur dan terharu karena mendapatkan bantuan mobil operasional yang sudah dinanti-nantikan oleh organisasinya. Mobil operasional tersebut untuk menunjang kerja-kerja keorganisasian seperti konsolidasi dan koordinasi IPNU IPPNU cabang ke tingkat ranting se wilayah Nganjuk.

“Kami berterima kasih sekali dan sangat terharu. Mobil ini pemberian Hj Aisyah Lilia Agustina yang tak lain pembina kita. Anggota Fraksi PKB DPRD Jatim,” ungkapnya.

Kepedulian yang ditunjukkan oleh Aisyah Lilia kata Zakiyah, semakin menambah semangat kader-kader muda NU untuk terus melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Aisyah Lilia berharap para pengurus dan kader IPNU dan IPPNU untuk giat dalam menjalankan kerja-kerja keorganisasian. Ia memberikan bantuan mobil operasioanal karena menganggap IPNU dan IPPNU sangat membutuhkan.

“Bantuan mobil atas dasar kebutuh. Selain itu kami juga sudah banyak membantu lembaga kesenian, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya melalui program yang ada,” ungkapnya.

Politisi PKB Jatim itu menjelaskan bahwa partainya hingga hari ini tetap berkomitmen memperjuangkan kepentingan umat dengan menghadirkan kebermanfaatan seperti kebijakan dan program yang pro terhadap masyarakat.

Lebih lanjut, Aisyah Lilia merasa bangga kepada IPNU dan IPPNU yang memiliki program pendampingan (IPNU IPPNU Educare) terhadap siswa. Program tersebut dengan membentuk sanggar belajar untuk siswa SD sampai SMA yang saat ini menjalankan sekolah daring/online. Peran yang diambil IPNU dan IPPNU Nganjuk menurut Aisyah sangat membantu masyarakat pedesaan. “Ini ide yang bagus dari kaum millenial dan kita dukung penuh krna menghadirkan solusi untuk masyarakat di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya.