Dana Desa Bisa Digunakan Untuk Pelatihan Digital

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri acara puncak Gerakan Banga Buatan Indonesia yang bertajuk Kilau Digital Permata Flobamora yang digelar secara virtual (Foto: Dok. Kemdes PDTT)

Jatimpost.com – Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas Sumber Daya Manusia masyarakat desa, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa bisa digunakan untuk pelatihan digital.

“Ketika dana desa digunakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia maka dana desa boleh dilakukan dan digunakan oleh siapa saja tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap pria yang akrab disapa Gus Menteri ini pada acara puncak Bangga Buatan Indonesia (BBI) Kilau Digital Permata Flobamora, Jumat (18/621).

Tidak hanya peningkatan dalam SDM, Gus Menteri melanjutkan, optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) harus terus dioptimalkan dalam mengkosolidasi berbagai usaha yang dilakukan oleh warga desa, mengingat BUMDesa saat ini telah berbadan hukum.  

“Bumdes bertugas melakukan konsolidasi dari hulu sampai hilir terutama yang terkait dengan distribusi barang dan mencari pasar bagi berbagai usaha yang sudah dilakukan oleh masyarakat desa. Oleh karenanya, merupakan sebuah keniscayaan bagi desa untuk terus ditingkatkan kemampuan digitalisasi nya,” jelas Gus Menteri.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki mengatakan, menghadirkan UMKM dalam ekosistem digital adalah sebuah keharusan. Baik dalam kondisi pandemi Covid-19 maupun tanpa hadirnya pandemi.

Menurut Teten, UMKM perlu mengoptimalkan teknologi sebagai aspek strategi agar tetap relevan serta memiliki daya saing setara dengan pelaku usaha di seluruh Indonesia.

“Untuk itu besar harapan saya Gernas BBI di NTT dapat menghadirkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak yang melahirkan dampak baik berkelanjutan khususnya bagi UMKM NTT,” kata Teten. [*]