Bupati Pamekasan Keluarkan SE Terkait Kembalinya Santri ke Pondok Pesantren

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam

Pamekasan, Jatimpost.com – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam memberikan perhatian khusus kepada para santri yang akan kembali ke Pondok Pesantren yang ada di kota Gerbang Salam. Salah satunya dengan keluarnya Surat Edaran (SE) nomor : 420/1780/101.1/2020 perihal santri pondok, tempat ibadah masjid/musholla, dan tempat ibadah lainnya.

Baddrut menjelaskan, diterbitkannya Surat Edaran tersebut terkait penanganan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di daerah Pamekasan. Terlebih saat ini Pamekasan berstatus zona merah Covid-19.

“Sebagai upaya percepatan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Pamekasan. Ini juga menghadapi tatanan kehidupan baru,” kata Baddrut Tamam, Kamis (4/6/20).

Politisi PKB itu mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat terutama para santri yang akan kembali ke pondoknya masing-masing dan para pengasuh untuk bersama-sama untuk mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkab Pamekasan terkait penanganan Covid-19.

Bupati juga berharap agar semua pihak bisa diajak bekerjasama untuk menangani pencegahan virus asal China tersebut. “SE itu sudah kita sampaikan kepada pihak-pihak terkait agar juga melakukan sosialisasi secara luas,” pungkasnya.

Berikut isi SE Bupati Pamekasan perihal kembalinya santri ke Pondok Pesantren;

  1. Menghimbau kepada pengasuh pondok pesantren agar kembalinya santri mematuhi protokol pencegahan penularan covid-19 yaitu menggunakan masker, Jaga jarak, (Distancing). Cuci tangan dengan sabun dan Pemeriksaan suhu tubuh.
  2. Santri yang berasal dari luar Kabupaten Pamekasan harus dalam kondisi sehat dibuktikan dengan surat keterangan sehat bebas dari gejala seperti influenza, batuk, dan sesak nafas dari dokter rumah sakit atau Puskesmas di daerah masing-masing.
  3. Setiap santri membawa peralatan makan minum sendiri (sebaiknya sendok dan piring lebih dari satu dan diberi nama), membawa vitamin C, vitamin E, madu, dan nutrisi untuk ketahanan tubuh selama sebulan, membawa masker, hand sanitizer, dan sejadah sendiri, khusus vitamin C, vitamin E dan masker akan sediakan oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai bulan Juli 2020 sampai dengan akhir tahun anggaran 2020.
  4. Orang tua dan pengantar hanya diizinkan mengantar santri sampai di pos pemeriksaan kesehatan pondok pesantren.