Kepergian Adi Sutarwijono, Duka Mendalam bagi PDIP dan Surabaya

Jatimpost.com - Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan...
Beranda blog

Kepergian Adi Sutarwijono, Duka Mendalam bagi PDIP dan Surabaya

0
Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono /Foto: Dok. Istimewa

Jatimpost.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan Surabaya setelah mantan Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono atau akrab disapa Awi, mengembuskan napas terakhirnya di RS MRCCC Jakarta. Beberapa hari sebelumnya, almarhum sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Wakil Wali Kota Surabaya yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji, membenarkan kabar tersebut dan memastikan jenazah akan segera pulang ke Surabaya.

“Iya benar, benar (Awi meninggal dunia). Meninggal di Jakarta (malam ini),” kata Armuji, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan bahwa proses pemulangan jenazah masih dalam koordinasi, namun kemungkinan besar pada malam yang sama.

Atas nama DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Ia mengenang sosok Awi sebagai figur yang hangat, mudah bergaul, dan berdedikasi dalam tugasnya sebagai wakil rakyat.

“Segenap jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya mengucapkan belasungkawa dalam-dalamnya. Mudah-mudahan arwahnya diterima di sisiNya,” ujarnya.

Meski belum sepenuhnya memastikan detail teknis pemulangan jenazah, Armuji menegaskan komitmen partai untuk mendampingi proses tersebut. “Malam ini juga katanya, itu kami masih lebih lanjut kurang tahu,” pungkasnya.

Tokoh muda PDIP Surabaya, Aprizaldi, turut mengonfirmasi jadwal pemakaman almarhum. Menurutnya, jenazah Awi akan dibawa ke Surabaya dan dimakamkan keesokan harinya di TPU Keputih.

“Iya benar Mas Adi Sutarwijono meninggal dunia pukul 20.36 WIB di Jakarta. Jenazahnya dibawa ke Surabaya dan insyaallah besok dimakamkan di TPU Keputih,” kata Aprizaldi.

Sementara itu, Armuji mengenang kiprah Awi selama menjabat sebagai pimpinan DPRD Surabaya yang selalu menjaga sinergi dengan Pemkot Surabaya. “Dia juga orang baik. Selama kita mengenal Adi itu orangnya baik. Di kantor kan berteman lama saya waktu jadi anak buah saya di DPRD. Orangnya supel dan banyak kawan. Kan dia juga anak mantan anak media,” kenangnya.

Menurut Armuji, almarhum konsisten mendukung program pembangunan kota hingga pertemuan terakhir mereka pada Rakernas PDIP pertengahan Januari 2026. “Terakhir pada saat Rakernas itu ketemu,” ujarnya.

Kabar Duka, Kiper Unggul FC Tewas dalam Kecelakaan Saat Hendak Kembali ke Malang

0
Malang

Jatimpost.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar klub futsal Unggul FC Malang jelang kompetisi Futsal Nation Cup 2026 melawan Pangsuma FC. Azfar Burhan, kiper Unggul FC meninggal dunia dalam kecelakaan pada Selasa (10/2/2026) dini hari.

Kabar duka itu didapat pihak klub dari keluarganya yang ada di Bangkalan. Azfar dikabarkan meninggal dalam sebuah kecelakaan dalam perjalanan dari Bangkalan menuju Terminal Bangkalan.

Kabar sementara yang didapat klub menjelaskan bahwa Azfar mengalami kecelakaan ketika berboncengan sepeda motor bersama sang adik. Azfar dalam perjalanan hendak kembali ke Malang untuk mengejar jadwal keberangkatan Unggul FC ke Pontianak untuk Futsal Nation Cup hari ini (10/2/2026).

“Kami segenap keluarga besar Unggul FC turut berbela sungkawa atas meninggalnya pemain kami, Azfar Burhan, yang mengalami kecelakaan saat hendak kembali dari kampung halamannya ke Malang,” kata Usa Laksono, Manajer Tim Unggul FC.

Sebelumnya, Azfar disiapkan untuk membela Unggul FC di laga melawan Pangsuma FC di Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak, Kamis (12/2/2026). Diketahui pemain berusia 25 tahun itu izin pulang untuk memohon doa restu kepada orang tuanya.

Azfar sendiri baru gabung awal musim ini di Pro Futsal League 2025-2026 setelah sempat berkelana ke sejumlah klub. Azfar merupakan bagian dari tim yang membawa Unggul FC menjadi juara Liga Nusantara 2021-2022 sekaligus naik kasta ke PFL.

“Dedikasinya untuk Unggul FC layak dikenang. Semoga almarhum diberikan tempat yang paling indah di sisi-Nya. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tandasnya.

Perajin Barongsai di Sidoarjo Kebanjiran Order Jelang Imlek 2026

0
Sidoarjo

Jatimpost.com – Menjelang perayaan Imlek pada 17 Februari 2026, perajin barongsai dan liong di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sibuk memenuhi pesanan yang meningkat dari berbagai daerah, termasuk dari Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur.

Salah satu perajin yang masih bertahan Adalah Julius Setiawan. Di rumahnya di Desa Karangtanjung, Kecamatan Candi, ia tengah menyelesaikan pesanan enam barongsai dan tiga liong.

“Ada peningkatan dibandingkan tahun lalu,” kata Julius, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, peningkatan pesanan ini tidak lepas dari munculnya komunitas barongsai baru yang membutuhkan peralatan berkualitas. Salah satu pesanan bahkan datang dari Nusa Tenggara Timur.

Proses pembuatan satu barongsai memakan waktu sekitar satu bulan, mulai dari pembuatan rangka, pelapisan kain, pemasangan bulu, hingga pengecatan detail. Sementara liong dengan ukuran panjang bisa memakan waktu hingga dua bulan karena konstruksinya lebih kompleks.

Julius mengungkapkan, beberapa aksesoris seperti mata, jenggot, dan bola hidung masih harus diimpor dari Tiongkok karena sulit ditemukan penggantinya di dalam negeri.

“Memang harus impor karena tidak ada di dalam negeri, misalnya kita bikin mengakali, hasilnya terlihat tidak alami,” tandasnya.

Harga yang ia patok berkisar antara Rp4-6 juta per unit, tergantung ketebalan bulu dan kerumitan desain. Semakin tebal dan padat bulunya, biaya produksi semakin tinggi.

Memasuki Tahun Kuda Api, Julius berharap usahanya terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat. Ia juga berharap pesanan semakin banyak dan tradisi budaya ini tetap lestari.

Pencarian Dua Hari Berakhir Duka, Pelajar Ponorogo Ditemukan Mengapung di Sumur Tua

0

Jatimpost.com – Setelah dilaporkan tidak pulang sejak Jumat (7/2/2026), seorang pelajar asal Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Adi Saputra (14), akhirnya ditemukan meninggal dunia. Penemuan korban ada di dalam sebuah sumur tua pada Minggu (8/2/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Sumur tua yang menjadi lokasi penemuan berada tidak jauh dari rumah korban, tepatnya sekitar 100 meter di sisi utara. Kedalaman sumur tersebut sekitar kurang lebih 40 meter.

Pamapta I Polres Ponorogo Ipda John Anderson Batara Aryasena mengatakan pihaknya menerima laporan temuan mayat pada Minggu malam.

“Kami mendapatkan laporan awal bahwa ada mayat ditemukan di dalam sumur di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kami langsung ke lokasi,” kata Ipda John, Senin (9/2/2026).

Sesampainya di lokasi, aparat kepolisian langsung melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP). Mengingat kondisi medan yang cukup sulit, polisi kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa serta BPBD Ponorogo untuk membantu proses evakuasi.

“Kami lakukan koordinasi untuk evakuasi bersama karena sumurnya cukup dalam, sekitar 40 meter,” jelasnya.

Dalam proses pencarian, warga menggelar tradisi buk-buk teng sebagai bentuk ikhtiar menemukan korban. Saat kegiatan berlangsung, warga mencium bau menyengat dari arah sumur tua yang berada di sekitar permukiman.

“Salah satu warga melihat ke dalam sumur menggunakan senter dan mendapati korban sudah dalam keadaan mengapung, lalu dilaporkan ke kami,” tegasnya.

Dari keterangan Polsek Jambon, korban terakhir kali terlihat pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB usai pulang sekolah. Korban sempat berganti pakaian sebelum pergi kembali tanpa memberi tahu keluarga. Setelah dua hari melakukan pencarian, warga dan tim pencari menemukan korban sudah tidak bernyawa.

“Setelah dicari sejak Jumat pukul 11.00 WIB, korban baru ditemukan Minggu sekitar pukul 22.30 WIB dan kami langsung melakukan TPTKP serta evakuasi berkoordinasi dengan BPBD,” pungkas Ipda John.

Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Ternate Februari 2026

0
Kapal Pelni Surabaya-Ternate/Foto: instagram @pelni162

Jatimpost.com – Informasi jadwal kapal Pelni rute Surabaya-Ternate pada Februari 2026 menjadi perhatian banyak calon penumpang yang memilih moda transportasi laut untuk perjalanan antarpulau. Minat masyarakat terhadap jalur pelayaran ini tetap tinggi, mengingat kapal laut dinilai lebih ekonomis serta mampu menjangkau berbagai wilayah kepulauan yang tidak selalu terlayani penerbangan langsung.

Selain sebagai sarana transportasi, perjalanan dengan kapal Pelni juga menawarkan pengalaman berlayar yang khas, mulai dari menikmati pemandangan laut hingga berinteraksi dengan penumpang dari berbagai daerah. Tak heran jika rute Surabaya–Ternate kerap dipilih tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga kebutuhan pekerjaan dan distribusi barang.

Mengacu pada sistem Reservasi Tiket Pelni, jadwal pelayaran Surabaya menuju Ternate yang tercantum saat ini baru tersedia untuk keberangkatan hingga 10 Februari 2026. Artinya, calon penumpang yang berencana bepergian setelah tanggal tersebut masih perlu menunggu pembaruan jadwal dari pihak Pelni melalui kanal resmi mereka.

Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Surabaya-Ternate

  1. Rute laut tetap jadi pilihan utama perjalanan antarpulau
    Perjalanan Surabaya–Ternate melalui kapal Pelni masih diminati masyarakat, baik untuk mudik, urusan pekerjaan, maupun perjalanan dinas. Selain lebih terjangkau dibanding pesawat, rute ini juga menawarkan pengalaman berlayar yang unik dengan waktu tempuh beberapa hari di laut.
  2. Jadwal keberangkatan tersedia hingga 10 Februari 2026
    Berdasarkan sistem reservasi resmi Pelni, saat ini baru ada jadwal keberangkatan hingga pertengahan Februari. Dua kapal yang melayani rute ini adalah KM Dorolonda yang berangkat 3 Februari 2026 dan KM Nggapulu pada 10 Februari 2026, dengan estimasi perjalanan antara 3–4 hari.
  3. Harga tiket berbeda tergantung kapal dan jadwal
    Tiket kelas ekonomi dibanderol mulai dari Rp 705.500 hingga Rp 756.500 per orang. Perbedaan harga dipengaruhi oleh jenis kapal, jadwal keberangkatan, serta durasi perjalanan menuju Ternate.
  4. Pemesanan bisa dilakukan secara online maupun offline
    Calon penumpang dapat membeli tiket melalui website resmi Pelni, aplikasi Pelni Mobile, atau gerai ritel seperti Alfamart dan Indomaret. Beragam metode pembayaran juga disediakan, mulai dari transfer virtual account hingga pembayaran langsung di agen resmi Pelni.

Hujan Deras Berujung Petaka, Bocah 8 Tahun Hanyut di Selokan Driyorejo

0
Gresik

Jatimpost.com – Warga Perumahan KBD, Jalan Permata, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Gresik digegerkan dengan peristiwa seorang bocah hanyut terseret arus selokan saat bermain hujan.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (3/2) sekitar pukul 16.30 WIB saat kondisi hujan deras. Korban bernama Putri Dwi Jumrina Sari, 8 tahun, asal Ngasem, Bojonegoro sedang bermain bersama teman sebayanya.

Korban dan temannya bermain di sekitar selokan samping Masjid Miftahul Jannah. “Saat itu cuaca hujan deras, selanjutnya korban terpeleset kedalam selokan,” ungkap Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, Rabu (4/2/2026).

Teman korban yang mengetahui peristiwa itu langsung memberi tahu orang tuanya. Kemudian mengabari ibu korban yang berjualan es degan. Warga lalu melapor ke layanan darurat 112.

Tidak berselang lama tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI-Polri, relawan dan pihak lainnya tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Rescue hingga tengah malam itu tidak membuahkan hasil kendati tim sudah melakukan penyisiran hingga 3 kilometer.

“Korban baru ditemukan Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, jaraknya sekitar 3 kilometer dari lokasi awal korban terpeleset. Korban ditemukan tersangkut di rawa dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Jasad bocah mungil itu langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat. Atas peristiwa nahas ini, pihak kepolisian mengimbau warga untuk mengawasi anaknya saat bermain. Apalagi saat musim hujan seperti ini.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa. Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran,” tandasnya.

DPRD Kota Malang Kawal Proyek Rp 8 Miliar Pembangunan Puskesmas Bareng

0

Jatimpost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang berkomitmen mengawasi penuh proyek relokasi dan pembangunan gedung baru Puskesmas Bareng yang menelan anggaran hingga Rp 8 miliar.

Dari sebelumnya berada di gang sempit Jalan Bareng Tenes 4A, layanan kesehatan ini akan berpindah ke lokasi strategis di Jalan Bondowoso demi meningkatkan akses masyarakat.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, menegaskan bahwa relokasi Puskesmas Bareng merupakan langkah mendesak yang sebenarnya sudah lama masuk dalam perencanaan.

Menurutnya, keberadaan puskesmas di lokasi lama sangat menyulitkan warga. Khususnya pasien gawat darurat karena ambulans dan mobil tidak bisa menjangkau langsung area layanan.

“Untuk Puskesmas Bareng, pemindahan itu sebetulnya sudah merupakan program lama. Terutama saya yang berdekatan dengan Puskesmas Bareng itu tahu persis beratnya orang untuk berobat ke sana.” ujar Arief melansir Beritakata, Selasa (3/2/2026).

Arief menyebut gagasan relokasi Puskesmas Bareng sejatinya telah ia dorong sejak 2009, namun berulang kali tertunda lantaran belum tersedianya lahan yang sesuai. Titik terang baru muncul pada 2025 setelah Pemkot Malang memperoleh aset tanah di Jalan Bondowoso sebagai lokasi pengganti.

Meski berada di area sempit, puskesmas lama tetap ramai pengunjung dari warga empat kelurahan, yakni Bareng, Kasin, Sukoharjo, dan Gading Kasri.

“Masyarakat senang, karena kalau masuk ke Puskesmas Bareng (lama) itu kan kesulitan, harus berjalan cukup jauh. Kalau toh dalam kondisi sehat tidak apa-apa, tetapi banyak yang dalam kondisi sakit itu harus naik becak. Sehingga antusias masyarakat cukup baik (terhadap pemindahan ini),” jelasnya.

Terkait progres pembangunan, Arief memastikan anggaran untuk proyek ini telah tersedia dalam APBD Tahun 2026. Target pengerjaan fisik dapat berjalan sejak awal tahun ini.

“Tahun 2026 ini anggarannya sudah tersedia, sehingga insyaallah pada tahun ini akan di bangun, 2027 selesai. Kemungkinan di 2027 pertengahan puskesmas itu sudah bisa beroperasi di lokasi yang baru,” terangnya.

Ia juga mendesak Dinas Kesehatan Kota Malang selaku leading sector untuk memprioritaskan proyek ini.

“Didahulukan. Pembangunannya didahulukan di awal-awal anggaran ini. Dan insyaallah Maret-April sudah mulai dikerjakan, walaupun berproses untuk merobohkan bangunan yang ada di sana,” tambah Arief.

Dalam perencanaan Detail Engineering Design (DED), DPRD Kota Malang meminta agar Puskesmas Bareng yang baru tidak hanya berfungsi sebagai tempat berobat, tetapi juga ramah terhadap pengunjung.

Salah satu poin penting yang akan dewan kawal adalah ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Untuk hal-hal teknis sebetulnya kami terus mengawal, termasuk DED-nya. Bahkan kami minta adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sebagian lahan yang akan dibangun itu. Seperti adanya tempat bermain anak atau playground,” papar Arief.

Arief berharap keberadaan gedung baru dengan fasilitas yang lebih memadai serta akses yang lebih mudah. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Bareng dan sekitarnya.

Ia menambahkan, pembangunan harus jauh lebih baik dari pada saat masih menggunakan bangunan lama peninggalan era Inpres 1980-an.

Ia juga menilai anggaran Rp 8 miliar sudah cukup untuk menjamin mutu konstruksi agar tidak terjadi kerusakan seperti kebocoran atap.

“Saya kira tidak lah (kualitas buruk), karena anggarannya cukup, Rp 8 miliar include semuanya. Itu anggaran yang cukup besar sehingga kualitas bangunan memang akan terus kami kawal agar image negatif atas pembangunan puskesmas atau sekolahan itu terhindarkan.” tegasnya.

Diterjang Hujan Angin, Puluhan Rumah di Driyorejo Gresik Rusak

0

Jatimpost.com – Hujan disertai angin kencang kembali menerjang kawasan Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 75 rumah di sejumlah perumahan mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga sedang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Sukardi, mengatakan peristiwa hujan angin itu terjadi kemarin malam (2/2).

“Rumah yang mengalami kerusakan rusak ringan ada 40 unit dan 17 unit rusak sedang di Perumahan De Naila,” katanya, Selasa (3/2/2026).

Selain di Perumahan De Naila, kerusakan juga terjadi di Perumahan Multi Graha Persada Indah. Di lokasi tersebut, terdapat 12 rumah yang mengalami rusak ringan. Sementara itu, di Perumahan De Naila Garden tercatat sebanyak 5 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang.

“Total ada sebanyak 75 rumah rusak akibat peristiwa tersebut,” imbuh Sukardi.

Meski sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat hujan angin, tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menindaklanjuti peristiwa itu, BPBD Gresik telah melakukan asesmen ke lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan Forkopimcam setempat.

“Selain mendata kerusakan rumah, BPBD Gresik juga mendistribusikan bantuan berupa terpal, tambahan makanan, serta perbaikan mandiri oleh pihak pengembang dan warga,” pungkas Sukardi.

Tak Perlu Kayuh Kuat Lagi, 200 Tukang Becak Lamongan Terima Becak Listrik dari Presiden Prabowo

0
Lamongan

Jatimpost.com – Sebanyak 200 abang tukang becak di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto, Selasa (3/2/2026) pagi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak sekaligus meringankan beban kerja mereka.

Penyerahan becak listrik dilakukan di gudang Diskoperindag Lamongan yang berada di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung. Sejak pagi, ratusan abang becak tampak antre dengan penuh antusias untuk menerima bantuan tersebut.

Para penerima manfaat yang sebelumnya menggunakan becak konvensional kini tidak lagi harus mengayuh dengan tenaga penuh. Becak listrik ini dinilai lebih ringan, efisien, dan membantu menghemat tenaga saat menarik penumpang.

Salah satu penerima bantuan, Tarjani, mengaku sangat bersyukur atas perhatian Presiden Prabowo kepada para tukang becak.

“Saya sangat senang dan terbantu. Sekarang tidak terlalu capek lagi narik becak, semoga penghasilan juga bertambah,” ujar Tarjani.

Hal senada disampaikan Atemo, abang becak lainnya. Ia berharap bantuan tersebut bisa membawa dampak positif bagi perekonomian keluarganya.

“Alhamdulillah, ini bantuan yang sangat bermanfaat. Mudah-mudahan becak listrik ini membawa rezeki lebih banyak,” kata Atemo.

Dengan adanya bantuan becak listrik ini, para abang becak berharap dapat bekerja lebih nyaman, sehat, dan produktif, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Misi Dagang Perdana 2026 Jatim-Jateng Catat Komitmen Transaksi Rp3,15 Triliun

0

Jatimpost.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Perdana Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Ballroom PO Hotel Semarang, Kamis (29/1). Misi dagang Jatim–Jateng tersebut berhasil mencatatkan total komitmen transaksi sebesar Rp3.152.408.358.000.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, serta perwakilan HIPMI, Kadin, IWAPI, REI, dan Gekrafs dari kedua provinsi.

Misi dagang ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring konektivitas perdagangan, memperluas pasar domestik, serta mendorong integrasi rantai pasok antarwilayah sebagai bagian dari penguatan ekonomi regional.

“Matur nuwun semuanya, ini menjadi sinergi yang luar biasa. Dari business matching yang dilakukan, terlihat adanya kebutuhan yang bersifat komplementer,” tegas Khofifah.

Ia menambahkan, Jawa Timur dan Jawa Tengah memiliki kebutuhan yang saling melengkapi. “Jawa Timur membutuhkan produk dari Jawa Tengah, demikian pula sebaliknya. Alhamdulillah, hingga pukul 17.00 WIB nilai transaksi telah menembus Rp3,152 triliun lebih,” ungkapnya.

Khofifah merinci, total nilai transaksi tersebut terdiri atas Jatim Jual sebesar Rp2.759.547.585.000, Jatim Beli sebesar Rp296.860.773.000, serta Jatim Investasi sebesar Rp96.000.000.000.

Dalam skema Jatim Jual, Jawa Timur mencatatkan penjualan berbagai komoditas unggulan, antara lain rokok, beras, kopi, tetes/molasses, pakan ikan dan udang, benih tebu, surimi, daging ayam dan sapi, produk olahan daging, susu, gula kristal putih, DOC, fillet dori dan aneka seafood, sapi ternak, benih tanaman pangan dan hortikultura, jagung, produk tekstil, veneer, ikan bandeng asap, benih jagung hibrida, udang dan kulit ikan, serta pupuk organik cair.

Sementara itu, pada skema Jatim Beli, Jawa Timur melakukan pembelian sejumlah komoditas dari Jawa Tengah, seperti kayu bulat, telur ikan, karung, cengkeh, tembakau, katul, minuman botanical seduh, sambal pecel, botol plastik, biji carica, tepung tapioka, tas anyam, dan gula merah tebu. Pola transaksi dua arah ini memperkuat integrasi pasar domestik sekaligus mengoptimalkan muatan berangkat dan muatan balik antarwilayah.

Adapun pada skema Jatim Investasi, kerja sama difokuskan pada sektor pembangunan perumahan. “Produk yang diperdagangkan dalam misi dagang ini mencerminkan kekuatan dan kebutuhan masing-masing daerah,” ujar Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa misi dagang ini merupakan agenda perdana Jawa Timur di tahun 2026, sekaligus kelanjutan dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas, memperkuat perdagangan dalam negeri, serta mendukung substitusi impor, khususnya pemenuhan bahan baku industri.

“Misi dagang berkelanjutan ini menjadi instrumen penting untuk memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha penjual dan pembeli, baik melalui skema government to business maupun business to business, agar potensi kerja sama dan transaksi dapat terbangun secara lebih efektif,” jelasnya.

Dalam misi dagang kali ini, sepuluh transaksi terbesar tercatat berasal dari kerja sama antara Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jawa Timur dan Asosiasi Pelaku Usaha Peternakan Jawa Tengah dengan nilai mencapai Rp1,13 triliun per tahun, meliputi penjualan daging unggas, daging sapi, susu, telur, olahan daging, DOC ayam, hingga ternak sapi.

Kerja sama strategis lainnya terjalin antara PT Sinergi Gula Nusantara (Jatim) dengan PT Citra Gemini Mulya (Jateng) untuk komoditas gula kristal putih senilai Rp300 miliar per tahun, serta kerja sama sektor industri hasil tembakau antara GAPERO Jawa Timur dan PT TSPM Jawa Tengah senilai Rp192 miliar per tahun.

Di sektor perikanan dan pangan, transaksi signifikan tercatat melalui penjualan surimi dan produk olahan oleh PT Indo Lautan Makmur senilai Rp142,8 miliar per tahun, penjualan beras oleh CV Sumber Pangan Kediri senilai Rp126,5 miliar per tahun, serta pakan ikan dan udang oleh PT Matahari Sakti senilai Rp105,6 miliar per tahun.

Sementara pada skema muatan balik, Jawa Timur juga melakukan pembelian kayu bulat dari Jawa Tengah melalui Perum Perhutani dengan nilai transaksi Rp60,22 miliar per tahun.

Menurut Khofifah, pola perdagangan dua arah tersebut mencerminkan penguatan integrasi pasar domestik dan optimalisasi distribusi barang kebutuhan pokok, barang penting, serta komoditas strategis antarwilayah.

“Kita semua sama-sama punya kekuatan dan kelemahan. Karena itu mari tumbuh bersama, berkembang bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama. Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi yang terus dikuatkan,” tuturnya.

Khofifah juga menambahkan bahwa penguatan perdagangan antarwilayah merupakan bagian dari strategi besar Jawa Timur dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Pada Triwulan III-2025, perekonomian Jawa Timur tumbuh sebesar 5,22 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 5,04 persen.

Dengan nilai PDRB ADHB sebesar Rp867,39 triliun, Jawa Timur berkontribusi 14,54 persen terhadap PDB nasional dan 25,65 persen terhadap PDRB Pulau Jawa. Struktur perekonomian Jawa Timur ditopang sektor industri pengolahan sebesar 31,16 persen, sektor perdagangan 18,31 persen, dan sektor pertanian 11,98 persen.

Berdasarkan data Perdagangan Antarwilayah Indonesia, Jawa Timur mencatat surplus perdagangan antarwilayah terbesar secara nasional sebesar Rp209 triliun. Hingga Triwulan III-2025, total ekspor Jawa Timur mencapai Rp1.234,16 triliun dan impor Rp1.055,42 triliun, sehingga neraca perdagangan mencatat surplus Rp178,74 triliun.

Adapun total perdagangan Jawa Timur–Jawa Tengah tercatat sebesar Rp47,58 triliun, dengan nilai muat dari Jawa Timur ke Jawa Tengah sebesar Rp28,31 triliun dan nilai bongkar Rp19,26 triliun, sehingga Jawa Timur mencatat surplus perdagangan sebesar Rp9,05 triliun terhadap Jawa Tengah.

Sejak 2019 hingga Januari 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyelenggarakan 49 kali misi dagang domestik di 29 provinsi dengan total nilai komitmen transaksi mencapai Rp30,52 triliun yang melibatkan 2.410 pelaku usaha Jawa Timur. Selain itu, enam kali misi dagang luar negeri sejak 2022 hingga 2025 juga membukukan potensi transaksi sebesar Rp5,896 triliun.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk unggulan Jawa Timur memiliki daya saing tinggi. Semangat kolaboratif yang sama kami harapkan terus terbangun melalui kerja sama dengan Jawa Tengah,” pungkas Khofifah.

Sebagai penguatan sinergi dan kolaborasi antarwilayah, misi dagang Jatim–Jateng ini juga ditandai dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar-OPD serta organisasi dunia usaha dari kedua provinsi.