Apes, Pencuri Burung di Surabaya Babak Belur Dihajar Warga

Foto Istimewa

Surabaya, Jatimpost Maksud hati hendak mengambil kesempatan mencuri burung. Namun, justru nasib Mohamad Suhedi malah buntung. Pria 32 tahun Banyu Wates, Sampang itu, justru menjadi bulan-bulanan warga Ronggowarsito Tengah, Surabaya yang geram.

Menurut kronologi, Septyan pemilik burung mengetahui ketika burung peliharaannya hendak dibawa, lalu Septyan dengan nama akrap Tyan menghampiri, sedangkan warga yang mendengar itu langsung berkerumun dan menghajar pelaku.

“Spontan saya melerai agar pelaku tak babak belur. Usai didata warga, pelaku pun saya antar ke Polsek Wonokromo,” jelas Septyan.

Meski sudah sepakat dibawa ke kantor polisi, warga yang ada di lokasi masih saja ‘menempelkan kepalan’ ke pelaku. Beruntung aksi main hakim sendiri ini bisa dihentikan hingga akhirnya pelaku di bawa ke Polsek Wonokromo.

“Gak ada luka banyak hanya luka memar dan lecet. Kasihan kalau nanti babak belur atau bahkan sampai meninggal,” pungkasnya.

Ipda Arie, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo membenarkan peristiwa tersebut. Hingga saat ini pelaku dan korban masih dalam proses penyidikan. Mereka dimintai keterangan untuk membuat laporan kepolisian dan keterangan kronologi kejadian.

“Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Wonokromo” tandasnya.