Amir Aslichin Nilai Pemprov Jatim Tidak Serius Recovery New Normal di Pesantren

Anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Achmad Amir Aslichin

Jatimpost.com – Anggota DPRD Jawa Timur Achmad Amir Aslichin kembali menyoroti kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pencegahan penyebaran covid-19 di pondok pesantren. Ia menilai, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur tidak serius dalam recovery pelaksanaan pendidikan di pesantren di tengah pandemi. Sebab berdasarkan data dari tim gugus tugas, hanya 168 pondok pesantren yang mendapat bantuan hingga saat ini. Sedangkan total jumlah pesantren yang ada di Jawa Timur sebanyak 4.718 pondok pesantren. Hal tersebut kemudian menjadi catatan Amir Aslichin untuk kembali mengevaluasi anggaran yang dialokasikan recovery dampak covid-19 yang totalnya mencapai angka 3,84 T.

Politisi PKB Jawa Timur itu mengatakan bahwa sejumlah pondok pesantren telah kembali membuka proses belajar mengajar yang sempat terhenti sekitar 3 bulan lalu akibat covid-19. Kembalinya aktivitas pendidikan pesantren tersebut tentu harus didukung penuh oleh pemerintah dengan memberikan bantuan secara merata kepada setiap pesantren sesuai kebutuhannya. Bantuan fasilitas kesehatan tersebut tidak lain dalam rangka new normal di lingkungan pesantren.

“Yang terpenting dan ditunggu oleh pesantren adalah bantuan masker, hand sanitizer, disinfektan dan tempat cuci tangan itu kebutuhan yang sangat dasar sekali. Jika kebutuhan tersebut tidak dipenuhi, bagaimana bisa menjamin lingkungan pesantren bisa bebas dari penyebaran covid-19?,” ungkap Amir Aslichin dengan melempar pertanyaan.

Ia mengingatkan Pemprov Jatim untuk segera merealisasikan bantuan fasilitas kesehatan ke sejumlah pesantren sebagaimana yang telah dijanjikan pada awal Bulan Juli lalu dalam mendukung proses belajar mengajar di pesantren. Sebab bantuan tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh generasi muda bangsa Indonesia (santri) yang telah Kembali untuk belajar. “Para santri harus juga menjadi perhatian utama kita,” sambungnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari gugus tugas Jatim, 168 pesantren yang sudah dapat bantuan antara lain Pondok Pesantren Tangguh Lirboyo Kediri, Ponpes Al-Falah Ploso, Ponpes Tebuireng Jombang, Ponpes Tambak Beras Jombang, Ponpes Gersempal Sampang, dan Ponpes Al-Hikam Malang.

Kemudian sebanyak 10 pesantren di kabupaten Lamongan di antaranya, Ponpes Al-Ma’ruf, Ponpes Matholiul Anwar, Ponpes Al-Mu’awanah, Ponpes Darul Fiqih, Ponpes Miftahul Qulub, Ponpes Tanwirul Qulub dan Ponpes Tanwirul Ghoyyi.

Bantuan juga didistribusikan untuk 108 pondok pesantren di Malang Raya dan 45 pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo.