Jatimpost.com – Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kembali menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Pada ajang tersebut, sejumlah daerah di wilayah Madura berhasil meraih penghargaan berkat capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang optimal.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menjelaskan bahwa penghargaan UHC diberikan kepada daerah yang mampu memenuhi indikator kepesertaan aktif JKN sesuai ketentuan nasional. Selain cakupan kepesertaan, keberlanjutan pembayaran iuran serta komitmen pemerintah daerah menjadi poin penting dalam tercapainya UHC.
“Suatu daerah dapat meraih penghargaan UHC apabila mampu memastikan sebagian besar penduduknya terdaftar aktif sebagai peserta JKN. Hal ini tentu memerlukan dukungan kebijakan, penganggaran, serta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Galih saat diwawancara di ruangannya pada Jumat, 30 Januari 2026.
Galih menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah di wilayah Madura yang telah menunjukkan komitmen nyata terhadap Program JKN. Menurutnya, Kabupaten Bangkalan, Sampang, dan Sumenep telah melakukan berbagai upaya strategis guna memastikan masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan yang merata.
“Capaian ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata. BPJS Kesehatan akan terus mendukung pemerintah daerah agar keberlanjutan Program JKN tetap terjaga,” ujarnya.
Pada UHC Awards Tahun 2026, Kabupaten Bangkalan meraih penghargaan kategori Pratama, sementara Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep memperoleh kategori Madya. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi pemerintah daerah dalam meningkatkan cakupan serta keaktifan kepesertaan JKN.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mengungkapkan rasa syukur atas diraihnya penghargaan UHC kategori Madya. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas penghargaan UHC yang diraih Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Imam.
Imam menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan Program JKN sebagai bagian penting dalam memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh. Menurutnya, UHC bukan sekadar target administratif, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
“Melalui Program JKN, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Insyaallah ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan mutu dan pemerataan layanan kesehatan,” ucapnya.
Ia berharap pada tahun mendatang Kabupaten Sumenep dapat meningkatkan capaian UHC hingga meraih kategori Pratama. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis target tersebut dapat terwujud.
“Harapannya tahun depan pemerintah kabupaten Sumenep bisa mendapatkan penghargaan UHC kategori Pratama. Tentunya hal ini memerlukan sinergi antar sektor untuk mewujudkan perlindungan kesehatan yang merata untuk masyarakat Kabupaten Sumenep,” katanya.

