Uber Tutup Layanan di Asia Tenggara

227

Surabaya – Uber telah menutup layanan bisnisnya di Asia Tenggara, uber resmi menyerahkan unit bisnis kepada penyedia taxi online Grab. Dalam proses masa transisi, aplikasi Uber masih dapat digunakan dalam jangka waktu dua minggu.

Mitra pengemudi Uber, pelanggan Uber dan pedagang di Uber Eats, terkait semua layanan aplikasi Uber akan dipindahkan ke Grab dengan laman online proses migrasi di laman resmi Grab. Dari laman yang disediakan Grab pengemudi Uber diminta segera registrasi diri ke Grab.

“Akuisisi ini mengakselerasi langkah Grab untuk meningkatkan keuntungan di bisnis inti (Grab di sektor) transportasi, sebagai platform yang paling efisien biaya di Asia Tenggara,” demikian disebut Anthony Tan, Group CEO dan co-founder Grab dilansir dari ngopibarengid, Senin, (26/03/2018).

Akuisisi ini yang di lakukan Uber ini, membuat Uber dapat memiliki 27,5 persen saham Grab, CEO Uber, Dara Khosrowshahi akan duduk dsatu dewan direksi Grab. Grab saat ini saham terbesar dimiliki oleh 3 perusahaan,  Didi Chuxing penyedia transportasi online asal China, Uber, dan investor global SoftBank.