Seorang Pria di Jember Kebanjiran Pesanan Ribuan APD Setelah Bantu Temannya Yang Anggota IDI

Salah satu tempat konveksi produksi APD di Jember (Foto: Yakub Mulyono)

Jember, Jatimpost.comBerawal dari membantu temannya untuk membuatkan APD, seorang Pria bernama Sugiyono pengusaha konveksi asal Kabupaten Jember, Jawa Timur mulai kebanjiran pesanan ribuan APD.

“Jadi saat itu sekitar seminggu yang lalu, kira-kira hari Jumat, teman saya yang dokter dan anggota IDI pusat curhat karena butuh APD,” ujar Sugiyono dilansir detikcom.

Ditengah merebaknya virus Corona (Covid-19) kebutuhan akan APB meningkat drastis. Di Jakarta, kebutuhan APD bisa mencapai ribuan setiap harinya.

“Di rumah sakit Jakarta sana, kebutuhan per hari (APD) sampai ribuan. Akhirnya saya terima tawarannya, minta contoh desainnya. Dikirimlah foto pakaiannya ke saya lewat WhatsApp,” katanya.

Berdasarkan desain yang telah dikirim, pria yang beralamatkan di Jl. Melati, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates itu mulai membuat APD sebanyak 20. Kemudian dikirimkan 20 potong APD tersebut ia kirim ke Jakarta.

“Setelah APD jadi, saya kirim ke Jakarta, dan dicek, dan tiba-tiba saya ditransfer Rp 200 juta disuruh buat. Allahuakbar! Saya bilang, ‘loh jangan, kan saya belum pasti bisa buat banyak’. Kemudian dijawab sama teman saya, semampu saya dan upayakan bisa kirim setiap hari,” kata Sugiyono.

Untuk mengatasi banyaknya pesanan tersebut, Sigiyono mengajak setidaknya 35 kelompok penjahit untuk bekerjasama.

“Saya juga bersama dengan 35 kelompok penjahit untuk memproduksi APD ini. Karena kebutuhan APD ini tiap harinya mencapai ribuan. Per jam saya bisa menghasilkan 500 sampai 700 baju. Per kelompok penjahit yang mengerjakan 2 sampai 7 orang,” jelasnya.

Kendati demikian, Sugiyono tidak mematok harga mahal untuk APD hasil produksinya. Walaupun juga berharap meraup keuntungan, dia juga berharap dapat membantu para tenaga medis untuk mendapatkan APD dengan harga terjangkau. [hy]