Seminar Legislatif Mahasiswa, Fathullah: Generasi Muda Jangan Mudah Terbawa Aliran Radikal

Hari ini (14/11), lembaga legislatif mahasiswa yang biasa disebut SEMA beserta beberapa pengurus BEM se-Jatim mengadakan Seminar di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang.

Acara yang diselenggarakan oleh SEMA FTK UIN Maliki Malang, bertempat di Gedung Rektorat Lt. 3 UIN Maliki Malang ini bekerjasama dengan beberapa lembaga legislatif Negara. Salah satunya dengan Lembaga DPRD Prov. Jawa Timur dengan mengusung tema “Peran Legislatif Mahasiswa Nasional”.

Tampak hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, anggota DPRD Prov. Jawa Timur, Fathullah.

DPRD Prov. Jawa Timur dalam penyampaian materi, berharap kepada generasi muda untuk memahami politik secara objektif dan menyeluruh. Tidak memahami informasi secara sepotong-sepotong.

“Harapan saya, agar para generasi muda memahami tentang politik dan mengerti dampak positif dan negatifnya sebuah kebijakan yang dilakukan oleh para politisi. Tidak sekedar menerima info dari sumber-sumber yang kurang bertanggung jawab.” Tutur Fathullah.

Abah Fat, panggilan akrab Fathullah juga menyampaikan kepada para pejabat legislatif kampus se-Jatim untuk terus belajar mengenai tugas-tugas lembaga legislatif, agar mereka memahami proses pembuatan kebijakan hingga penerapannya dalam masyarakat.

“Kebebasan berpolitik ternyata banyak. Pemuda generasi milenial yang belum mengerti tentang bagaimana membuat kebijakan dan undang-undang, serta fungsi yang sebenarnya, tentang tugas para legislator yang akan berdampak kepada msyarakat. Sementara mereka hanya tau sisi negatifnya saja dari perilaku para politisi dari “Media” yang serba bebas, bahkan menyebabkan  pragmatis.” Tegas beliau.

Fathullah menganggap kegiatan semacam ini penting untuk memberikan pendidikan politik kepada generasi muda.

“Oleh karena itu pemerintah dan para politisi punya kewajiban untuk memberikan pencerahan dan pendidikan politik. Minimal generasi muda tidak gampang terbawa pikiran yang liberal dan radikal, serta tidak sekedar menerima dari sumber yang kurang bertanggung jawab.” Pesannya kepada pejabat mahasiswa.