Sejauh Mana Kasus Amblesnya Jalan Gubeng Diproses?

Surabaya – Kasus amblesnya jalan Gubeng di Surabaya hingga saat ini tampaknya masih belum ada kejelasan. Meski sudah memasuki tahap II berupa pelimpahan barang bukti dan tersangka belum juga dieksekusi.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera pelimpahan barang bukti dan tersangka akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Kalau sudah dinyatakan lengkap atau P21, sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) secepatnya akan kita limpahkan,” kata Barung saat dihubungi di Surabaya, Jumat (26/7/2019).

Barung juga memastikan penyidik kepolisian akan segera melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus Gubeng. Terlebih, hal ini merupakan kewajiban usai kejaksaan menyatakan berkas perkara Gubeng ini lengkap.

“Pasti kita limpahkan. Kan sudah dinyatakan P21. Sehingga kita mempunyai kewajiban untuk melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan,” tambahnya.

Sementara saat ditanya perihal adanya tersangka baru, Barung menyebut akan melihat perkembangan di persidangan nanti.

“Belum ke sana (penetapan peserta batu), lihat perkembangan nanti. Ini (perkembangan) bisa dilihat dari hasil putusan pengadilan. Kalau hasilnya memerintahkan untuk memeriksa lagi, ya akan kita periksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan sebanyak enam tersangka kasus amblesnya jalan Gubeng Surabaya. Keenam orang tersebut yakni BD, RW, AP, RH, LAH, AKEY.

Keenam tersangka ini disangkakan melanggar pasal 192 ayat 2 KUHP dan pasal 63 ayat 1 Undang-undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Tak hanya itu, para tersangka dianggap lalai saat pengerjaan proyek basesment RS Siloam sehingga menyebabkan jalan amblas dan mengganggu lalu lintas.