Polres Magetan Amankan Geranat Aktif di Rumah Pensiunan Polri

foto istimewa

Magetan – Temuan 2 granat tangan oleh warga Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, segera ditangani oleh Petugas Kepolisan Resor (Polres) Magetan, Jawa Timur, dengan mendatangkan tim Jihandak dari Brimob Detasemen C Madiun guna tindakan lebih lanjut.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana mengatakan dua granat tangan tersebut ditemukan oleh Sukiarsih istri pensiunan polri warga Desa Bandar

“Untuk terkait temuan benda yang diduga granat ini ditemukan di rumah warga yang memang seorang pensiunan Polri,” ujarnya.

Pensiunan polri atau pemilik rumah itu yakni almarhum Suradi. Ia meninggal dua tahun lalu. Dua benda menyerupai granat itu ditemukan pertama kali oleh sang istri Sukiarsih (59) saat sedang membersihkan almari almarhum.

“Pertama kali benda tersebut di temukan oleh istrinya saat membersihkan almari pada 28 Desember 2019 lalu. Namun baru dilaporkan ke polsek pada Kamis (9/1/2020) saat anaknya pulang kampung dari Brebes yang dikabari oleh istri almarhum,” imbuhnya.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pihak Polres Magetan mendatangkan tim Jihandak dari Brimob Detasemen C Madiun untuk penanganan lebih lanjut.

“Karena ini barang yang berbahaya dan bisa meledak, maka kami memanggil Jihandak dari Brimob Madiun untuk penanganan sesuai prosedur,” paparnya.

Sementara Komandan Batalyon C Pelopor Madiun, Satbrimob Polda Jatim Kompol Agus Waluyo menegaskan, dua benda tersebut merupakan granat dan masih aktif.

“Memang betul benda itu berupa granat dan masih aktif. Namun sudah kita amankan oleh tim kami,” terang Agus.

Datangnya tim Jihandak berikut prosedur penanganan terhadap bahan peledak di rumah Sukiarsih sempat mengundang perhatian tetangga sekitar yang penasaran.

Setelah berhasil dipindahkan dan diamankan oleh petugas Brimob, dua granat tangan yang masih aktif tersebut dibawa ke Markas Brimob Madiun untuk kemudian dimusnahkan.