Polisi di Jombang Bubarkan Masa Pelajar yang Ikut Demo Omnibus Law

Foto Istimewa

Jombang, Jatimpost.comAksi unjuk rasa menolak Omnibus Law di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, disusupi massa liar dari para pelajar. Akibatnya, polisi sempat membubarkan mereka dan sebagian ditangkap.

Massa aliansi mahasiswa tiba di kantor DPRD Kabupaten Jombang sekitar pukul 08.30 WIB. Massa gabungan PMII, GMNI dan HMI ini berorasi di depan kantor dewan untuk menolak UU Cipta Kerja.

Tepat pukul 09.00 WIB, datang rombongan massa dari arah selatan dengan berpakaian serba hitam. Mereka hendak menuju halaman DPRD untuk bergabung dengan massa mahasiswa.

Polisi yang berjaga di area demo kemudian menghampiri mereka. Sayang, belum sempat bertemu, massa justru lari tunggang langgang, hingga aksi kejar-kejaran tak terhindarkan.

“Massa dari anak-anak SMA dan SMK, massa liar ini ada sekitar 50 orang,” kata Kasat Sabhara Polres Jombang AKP Dwi Basuki Nugroho, Jumat (9/10/2020).

Basuki menyebut, dari seluruh pelajar yang diamankan, tidak ada barang barang yang terlarang yang dibawa. Mereka juga diketahui mendapat ajakan aksi melalui pesan singkat dari WhatsApp.

“Kami cek WhatsApp mereka ada bukti diajak kakak kelasnya, Kita bawa ke kantor dulu untuk kita periksa,” tandasnya.