PKB Lamongan dan RKS Bagikan 100 Ribu Masker-10 Ribu Paket Sembako Kepada Masyarakat

Kaji Shollah bersama Ketua DPC PKB Lamongan Abdul Ghofur saat memberikan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Lamongan, Jatimpost.com– Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Lamongan bersama Relawan Kaji Shollahuddin (RKS) Sembodo membagikan 100 ribu dan 10 ribu paket sembako kepada masyarakat.  Dengan rincian, 100 ribu masker dibagikan dalam upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan 10 ribu sembako dibagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Lamongan.

“Kita peduli kondisi sosial, mulai hari ini bersama seluruh lapisan DPC PKB, Para relawan dan tim membagikan masker sebanyak 100.000 kepada masyarakat. Dan kita juga menyiapkan 10.000 paket sembako untuk keluarga yang terdampak banjir,” kata Sholahuddin di kantor DPC PKB Lamongan, Senin (13/4/20).

Calon Bupati Lamongan yang akrab disapa Kaji Shollah itu menjelaskan, dalam aksi sosial dalam membantu kebutuhan pokok ke masyarakat di seluruh daerah kecamatan di Lamongan yang terdampak banjir.

”Sembako kita salurkan ke seluruh kecamatan yang terdampak banjir. Sementara untuk masker, Insyaallah seluruh wilayah Lamongan bisa kita cover,” jelasnya.

Kaji Shollah berharap masyarakat Lamongan untuk tetap tidak panik dalam mengahadapi pamdemi Covid-19 saat ini. Dia mengingatkan, masyarakat tetap mengikuti himbauan dari Pemerintah dan Ulama.

”Masyarakat gak perlu panik, mari ikuti pemerintah dan ulama.Perlu edukasi secara masif kepada masyarakat soal Covid – 19 dan menahan diri ,  menjaga kesehatan serta  jaga jarak,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Lamongan Abdul Ghofur mengungkapkan, jika calon Bupati yang diberangkatkan oleh PKB tersebut akan tetap peduli dengan kondisi masyarakan dalam situasi bencanan seperti saat ini.

”Alhamdulillah H.Sholahuddin calon yang di berangkatkan PKB Lamongan peduli dengan penanganan Covid – 19 di Lamongan dengan membantu masyarakat soal masker dan puluhan ribu paket sembako untuk warga yang terdampak banjir,” ujar Ketua DPRD Lamongan itu.

Sampai saat ini, pasien positif di Kabupaten Lamongan sudah mencapai 24 orang. Sedangkan untuk bencana banjir berdampak pada ribuan warga yang berada di 12 Kecamatan dengan rincian 67 desa. [hy]