Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Resmi Diperpanjang Sampai 31 Juli 2020

Foto Istimewa

Surabaya – Melihat situasi pandemi Covid-19 di Jawa Timur yang belum selesai, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Boedi Prijo Soeprajitno mengatakan, program pemutihan pajak kendaraan bermotor diperpanjang lagi mulai 3 Juni hingga 31 Juli 2020.

Dengan ini, masyarakat sebagai wajib pajak bisa merasakan kembali pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dalam jangka waktu dua bulan kedepan.

“Kebijakan ini sudah sesuai arahan Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan mempertimbangan situasi pandemi Covid-19 di Jatim yang belum selesai dan banyak warga masyarakat yang terdampak,” ujarnya, Kamis (5/6/2020).

Dampak pembebasan pajak kendaraan bermotor ini, lanjut Boedi sangat dirasakan oleh masyarakat. Jadi, Gubernur telah membebaskan denda sebesar Rp 339.464.750 (potensi pendapatan yang lost),” katanya.

Boedi mengatakan pembayaran pajak ini bisa dilakukan dengan sistem online. Mulai dari e-Samsat Jatim, Samsat Online Nasional, Bank Jatim, Tokopedia, Link Aja, Griya Bayar Bank BTN, Indomaret, Alfamart, dan juga lewat PT Pos Indonesia.

“Dengan metode online ini, masyarakat bisa melakukan pembayaran lebih muda dan bisa dilakukan selama 24 jam. Selain itu, metode ini juga membantu program pemerintah untuk mengedepankan  social distancing di masa pandemi ini,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga masi membuka layanan secara langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni, menyediakan wastafel untuk cuci tangan dengan sabun dan memeriksa suhu tubuh.

Selanjutnya, Boedi mengatakan ada sebanyak 46 layanan Samsat Induk di seluruh Jatim yang tetap beroperasi. Selain itu juga 20 titik layanan drive through. “Layanan ini buka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Yang ditiadakan sementara adalah mobil samsat keliling. Karena ini khawatir berpotensi menimbulkan adanya kerumunan antrean,”pungkasnya.