Pemutaran Film G30S/PKI, Panglima TNI: Tidak Ada yang Bisa Melarang Kecuali Presiden

JAKARTA, jatimpost.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo menegaskan, tidak ada yang bisa melarang perintahnya terhadap prajurit TNI, kecuali Presiden Jokowi. Hal itu menanggapi pro dan kontra terkait perintah nonton bareng (nobar) film G30S/PKI kepada prajurit TNI.

Jenderal Gatot menegaskan, pemutaran film PKI di internal TNI adalah keputusannya. Menurutnya, hal itu tetap dilakukan karena tidak ada larangan dari Presiden Jokowi.

“Kalau prajurit saya itu urusan saya. Menhan tidak punya kewenangan terhadap saya. Kendali saya hanya dari Presiden garisnya. Saya katakan tidak bisa mempengaruhi saya kecuali presiden,” tegas Gatot seperti dilansir Antara, di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/9).

Menurutnya, pemutaran film PKI itu dilakukan karena sejak 2008 sejarah G30S/PKI sudah tak dimasukkan dalam pelajaran. Hal itu untuk mewaspadai terulangnya peristiwa kelam tersebut.

“Sejarah kan cenderung berulang. Kalau berulang kan kasihan bangsa ini. Saya mengajak dan mengingatkan agar jangan sampai peristiwa ini terulang kembali. Orang mempersepsikan lainnya ya silakan saja. Haknya beda-beda kok nggak masalah,” tegasnya.

Kata Gatot, jika pemutaran film PKI tersebut dibawa ke ranah politik, maka apa pun bisa dipolitisasi. Ia mengaku wajar bila ada orang yang mencurigai rencananya itu dan memiliki persepsi yang berbeda.

“Sekarang mau berkomentar apapun juga wajar yang penting jangan menyebarkan berita bohong kan begitu saja,” katanya.