Pemkot Kota Batu Naikkan Dana Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Tembus Rp 1 Juta Per KK

Foto Istimewa

Kota Batu – Pemerintah Kota Batu menaikkan nominal bantuan kepada warga terdampak Covid-19 mencapai 1 juta per KK, dari semula Rp 500 ribu. Hal tersebut disampaikan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori dari hasil rapat Satgas yang dipimpin langsung oleh Ibu Wali Kota selaku Kasatgas Covid-19 Kota Batu.

“Hal ini didasarkan pada biaya kebutuhan hidup sesuai standar BPS Kota Batu bagi warga kurang mampu yang diukur dari nilai pengeluaran per kapita per kepala sebesar Rp. 501.016,- setiap bulan.” ujar M. Chori.

Jumlah data penerima jaring pengaman sosial di Kota Batu sebanyak 30 ribu KK atau hampir 43,5 persen jumlah KK di Kota Batu. Mereka terdiri dari para buruh penggarap, pekerja yang dirumahkan, pekerja harian, PKL/UMKM, tukang ojek, sopir angkot, pengelola kantin sekolah, pramuwisata, guide, pokdarwis, dan masyarakat kurang mampu di luar data DTKS. Total anggaran yang telah disiapkan Pemkot Batu sebesar Rp 60 miliar.

“Karena Pemerintah Kota Batu memberikan tiap KK sebesar Rp. 1 juta, maka untuk warga batu yang kurang mampu namun sudah mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat atau Provinsi Jawa Timur apabila nilainya kurang dari satu juta, maka pemerintah Kota Batu akan menambah kekurangan, supaya nilainya sama dengan yang diberikan oleh Pemkot Batu, yakni sebesar Rp 1 juta,” jelasnya

Sementara itu, pendataan akan di lakukan dalam satu pintu, yakni tingkat RT/RW di tiap Desa /Kelurahan untuk menghindari terjadinya tumpang tindih data antara bantuan jaring pengaman bantuan sosial dari pemerintah dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD).

Selanjutnya, data yang sudah diverifikasi oleh Pemerintah desa akan dicek ulang oleh Dispendukcapil dokumen KK-nya. Setelah beres, baru diproses oleh Dinas Sosial.