Dihukum 1 Tahun Penjara, Pasangan Sesama Jenis di Jember Kelabuhi Petugas Menggunakan Cadar

Jember – Pasangan suami istri sesama jenis di Jember dituntut satu tahun penjara akibat memberikan keterangan palsu terkait pernikahan sejenis. MF (21) dan AA (23) dituntut satu taun kurungan penjara oleh jaksa penuntut umum dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jember, Jawa Timur, Jumat, (09/03/2018).

MF merupakan warga Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti. AA dia berperan sebagai perempuan bercadar yang memalsukan namanya menjadi Ayu Puji Astutik atau AA warga Dusun Krasak, Desa Panca Karya, Kecamatan Ajung.

“Terdakwa dituntut 1 tahun penjara masing-masing karena terbukti memberikan keterangan tidak benar kepada aparat, dari pemerintahan desa hingga ke Kantor Urusan Agama (KUA),” kata jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jember Nur Khoyin di Pengadilan Negeri Jember.

Kedua terdakwa ini telah terbukti memberikan keterangan palsu untuk menerbitkan terbit surat nikah. Dari keterangan palsu tersebut, sudah dapat dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaan dan sejumlah alat bukti yang ada.

“Karena untuk mendapatkan akta nikah itu, terdakwa dengan sengaja memalsukan data identitas masing-masing,” ungkapnya

Kedua pelaku jelas melanggar pasal 263 KUHP ayat 1 dan dengan tuntutan hukuman 1 tahun penjara. Disidang tersebut juga dilakukan pembatalan akta nikah pasangan sejenis tersebut, pihak KUA Kecamatan Ajung sudah menerbitkan akta nikah akibat tidak tahu kalau AA dan MF sesama sejenis.