Massa Perguruan Pencak Silat di Situbondo Bentrok dengan Warga, 5 Orang Terluka

Foto Istimewa

Situbondo, JatimpostAksi perusakan puluhan rumah di dua desa, yang diduga dilakukan oleh ratusan massa perguruan silat di Situbondo mulai diproses Polres setempa. Tak hanya merusak rumah, massa juga merusak sejumlah tempat usaha, 4 unit mobil, dan neonbox di kantor desa, juga ikut jadi sasaran. Aksi perusakan dini hari tadi ini, setelah terjadinya keributan soal bendera merah putih antara massa dan warga setempat.

“Kejadian (soal bendera) sore kemarin itu sudah kami proses. Cuma sepertinya ada yang memprovokasi sampai terjadi perusakan dini hari tadi,” kata Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi di lokasi kejadian, Senin (10/8/2020).

Pemicu bentrokan bermula saat segerombolan pemuda dari perguruan pencak silat itu sedang melakukan konvoi motor di jalan raya. Ketika melintas jalan Desa Kayuputih, seorang anggota konvoi mengambil bendera merah putih yang terpasang di dekat kios bensin.

Melihat hal tersebut, warga menegur kelompok konvoi tersebut dan meminta bendera tersebut dikembalikan. Namun teguran itu malah direspon keras oleh gerombolan pemuda pesilat tersebut dengan tindakan brutal. Mereka turun dari atas motornya dan memukuli warga yang menegurnya. Tak puas mengeroyok warga, para pemuda itu juga melemparkan batu kepada para warga lain yang hendak melerainya.

“Kita sudah mendatangi Tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa bendera dan batu. Kita juga sudah amankan dua pemuda dari salah satu perguruan pencak silat itu,” tandasnya.

Lima warga yang menjadi korban dalam aksi tawuran tersebut, mereka adalah Zainal Arifin dan Helmi, keduanya hanya mengalami luka lecet, Syaifurrahman mengalami luka di wajahnya, Suharno mengalami luka parah dibagian matanya, dan korban Abdul Malik mengalami luka di hidung serta kepala dibagian belakang.

Diperoleh keterangan, aksi tawuran massal itu, berawal saat sekitas 40 anggota pecak silat Situbondo merayakan kenaikan sabuk, dengan cara konvosi dengan menggunakan motor.