Masker Semakin Langkah, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Berdayakan UKM Produksi Masker

Foto Istimewa

Malang – Ditengah terjadinya pandemi wabah Covid-19 di Indonesia, Tak bisa dipungkiri keberadaan masker di sejumlah daerah semakin langka. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberdayakan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar tetap bergeliat di tengah wabah Covid-19.

Apalagi baru baru ini pemerintah pusat mengharuskan masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah. Tidak hanya bagi yang sakit tapi juga mereka yang sehat. Oleh sebab itu, Kebutuhan masker pun meningkat tinggi.

Pendamping UKM binaan UMM, Fachrudin, menjelaskan, produksi masker berbahan kain ini nantinya akan disalurkan secara gratis ke berbagai fasilitas kesehatan yang sedang membutuhkan, masker berbahan kain katun ini juga diproduksi untuk komersil.

“Sebenarnya produksi masker kain ini hanya untuk kalangan sendiri, yakni UMM. Hanya saja, banyaknya permintaan dari berbagai pihak mendorong UMM untuk memproduksi masker kain ini berskala besar.” jelasnya

Adapun keunggulan masker kain ini terdiri dari 3 lapis. Dua lapis kain katun, dan satu lapis disertai tisu serat dan uniknya lagi, tisu serat sebagai pelapis bagian dalam ini bisa diganti setiap waktu dan dianggap mendekati standar kesehatan.

Sejak pemerintah pusat menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker kain, pesanan semakin banyak berdatangan. Tidak hanya unsur pemerintahan, melainkan juga dari swasta. Diantaranya dari kota-kota yang ada di Jawa Timur.

Selain masker, penjahit konveksi rumahan binaan UMM juga diberdayakan untuk berupaya memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) yang bekerjasama langsung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.