Klaster Perkantoran Mendominasi Kasus Covid-19 di Lamongan

Foto Istimewa

JatimPost, Lomongan – Rasio warga Kabupaten Lamongan sepanjang pekan ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sembuh hampir seimbang. Pasalnya, per tanggal 7 hingga 12 Desember lalu, terlapor ada 29 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian 31 orang dinyatakan sembuh, serta tiga orang dinyatakan meninggal dunia.

dr. Taufik Hidayat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan menjelaskan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejauh ini masi didominasi dari klaster umum dan perkantoran.

Selain itu, Taufik juga menambahkan, penularan virus corona sulit untuk dihindari. dikarnakan virus yang tidak bisa dilihat oleh indra mata membuatnya mudah tersebar di mana-mana dan bertransmisi melalui benda-benda di sekitar, sehingga siapa pun bisa berpotensi menjadi korban atau pembawa virus. Oleh sebab itu selalu kita tegaskan untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah

“Jadi Covid-19 sangat spesifik. Tidak seperti penyakit lainnya yang bisa menular,” jelasnya.

Sementara itu, untuk mengurangi angka kematian terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Taufik menegaskan, hal tersebut tidak hanya menjadi beban dan tanggung jawab rumah sakit saja, melainkan seluruh elemen masyarakat juga harus ikut andil. Dia memohon masyarakat sadar, bahwa penyakit Covid-19 sejauh ini masi belum ada obatnya.

Taufik juga berharap agar setiap warga menjaga kebugaran tubuhnya jangan sampai kelelahan dan tetap sehat. Supaya jika suatu saat tertular, proses penyembuhannya akan mudah dan lebih cepat. Karena termasuk kategori tanpa gejala (KTG).

“Jangan kelelahan. Bila punya penyakit kronis harus kontrol biar stabil penyakitnya dan sehat. Selain itu, cukup istirahat dan makan makanan dengan gizi seimbang,” terangnya.