Kaji Sholah Kirim Bantuan Berupa 50 Tangki Air Bersih Untuk Masyarakat Lamongan

Lamongan – Musim kemarau panjang tahun ini membuat warga Lamongan benar-benar kepayahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan menyebut ada 125 desa yang tersebar di 17 Kecamatan mengalami krisis air bersih.

Mengatasi krisis air tersebut, H Sholahuddin bergerak cepat untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah selatan Lamongan. Tak tanggung-tanggung, Sekretaris Pribadi Wakil Presiden terpilih KH Ma’ruf Amin itu mendroping 50 tangki air bersih mulai Senin (14/10) hingga empat hari ke depan.

Pendistribusian air bersih ini seperti disampaikan oleh Ahmad Fadhil, dikawal langsung oleh para relawan alumni PP Sunan Drajat yang tergabung dalam Rumah Sunan Drajat (RSD) sayap taktis Pessandra Lamongan.

“Alhamdulilah pak Kaji Sholah cukup peka dengan kondisi masyarakat Lamongan yang ada di wilayah Selatan, yang hari-hari ini butuh air bersih, distribusi air bersih ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Fadhil kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).

Droping air ini, lanjut Fadhil, terbagi di 9 kecamatan dan 25 desa yang meliputi Kecamatan Bluluk, Modo, Ngimbang, Mantup, Tikung, Sugio, Sarirejo, Kembangbahu, dan Sukodadi.

Salah satu penerima droping air bersih, Saripah (40) mengaku terharu dan bangga atas empati yang dilakukan oleh Kaji Sholah yang telah menyumbang air bersih di Dusun Talunpring, Kecamatan Bluluk. Sebab, sebelum mendapat bantuan langsung dari Kaji Sholah, dirinya dan beberapa warga lain untuk mendapatkan akses air bersih selama 5 hari sekali harus membayar sebesar Rp 100 ribu.

“Terima kasih Pak Kaji Sholah, semoga kebaikanmu dalam menyumbangkan air bersih diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas, apa yang dicita-citakan kedepannya sebagai bupati terkabulkan,” harapnya.

Ditemui terpisah, Calon Bupati Lamongan ini mengaku dirinya hanya tergerak untuk meringankan beban warga Lamongan yang terdepak kekeringan dan krisis air bersih yang semakin meluas.

Selain itu, distribusi air ke selatan wilayah Lamongan tersebut merupakan bentuk kongkrit kepedulian dirinya atas bencana alam tersebut.

“Aspirasi warga Lamongan selatan itu butuh air bersih, sehingga kami langsung merealisasikan keinginan itu dengan mendistribusikan air ke desa-desa dan semoga air bersih ini bermanfaat,” tandasnya.