Jika Masi Ingin Buka, Ini 4 Syarat Yang Harus Dipenuhi Oleh Pemilik Hotel, Rumah Makan Dan Warung di Kabupaten Pamekasan.

Foto Istimewa

Pamekasan – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan resmi menutup semua tempat hiburan dan pariwisata di Kabupaten Pamekasa, terhitung mulai dari tanggal 26 Maret 2020. Penutupan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Penutupan tempat hiburan dan pariwisata tersebut dilakukan berdasarkan pada Surat Edaran Bupati Pamekasan Nomor: 430/80/432.320/2020 tentang Tindak Lanjut Imbauan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pamekasan, Achmad Syafiudin.

“Surat edaran tersebut dikeluarkan terkait dengan perkembangan penyebaran wabah Covid-19, khususnya di Jawa Timur yang telah menetapkan status darurat,” kata Syafiudin.

Selain itu, Syaifudin juga menjelaskan.Khusus untuk pengelola hotel, restoran, rumah makan, dan cafe atau warung nasi masi diperbolehkan buka namun dengan syarat sesuai edaran terbaru ini.

Adapun 4 syarat yang wajib dipatuhi pengelola hotel, restoran/rumah makan, serta warung/cafe selama wabah Covid 19, yakni:

Pertama, wajib membatasi jumlah pengunjung dan mengatur jarak minimal 1 meter antar pengunjung, serta membatasi jam buka sampai pukul 21.00 WIB.

Kedua, jika melayani pengunjung melampaui kapasitas sebagaimana ketentuan pertama sehingga menimbulkan keramaian, maka akan dilakukan penutupan sementara.

Ketiga, pengelola restoran/rumah makan, cafe/warung diminta untuk menyarankan kepada pengunjung agar makanan yang dipesan supaya dibawa pulang dan dinikmati di rumah masing-masing.

Keempat, melaksanakan protokol kesehatan dengan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer di tempat-tempat yang mudah dijangkau oleh pengunjung, serta melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi usaha.

Selain itu, salah satu pengusaha warung kopi saat diminta tanggapan terkait adanya surat edaran bupati mengaku sangat setuju dengan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka mencegah penularan virus corona.

“Kami sebagai pemilik warung kopi tidak merasa keberatan dan selalu mendukung kebijakan pemerintah Kabupaten Pamekasan yang berupaya ikut mencegah penyebaran Covid-19, “Ujar salah satu pemilik warung di jalan Kamboja, Kabupaten Pamekasan.