Jelang Tahun Ajaran Baru, Mahasiswa Baru Dilarang Masuk Kota Malang?

Foto Istimewa

Kota Malang – Tahun ajaran baru ditengah pandemi Covid-19 menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Kota Malang. Pasalnya, Kota tesebut tentu menjadi salah satu kota yang disasar para pejuang ilmu. Setiap tahun, tak kurang dari 100 ribu mahasiswa baru yang mendaftar serta masuk ke berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang berada di Kota Malang.

Namun, kali ini nasib para mahasiswa baru dalam tahun ajaran baru masih dipertanyakan. Sebab, penerimaan mahasiswa baru tersebut masih dalam masa pandemi covid-19. Jadi, arus lalu lintas orang akan sedikit dibatasi melalui program physical distancing.

Wali kota Malang Sutiaji berharap agar mekanisme penerimaan mahasiswa baru nantinya dilakukan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, mahasiswa baru yang diterima di perguruan tinggi di Kota Malang bisa melakukan pendaftaran ulang hingga administrasi lainnya di kota masing-masing.

“Sejauh ini belum ada skema pastinya seperti apa nanti. Tapi kami berharap semua proses bisa dilakukan dengan daring saja sehingga tak ada mobilitas orang baru di Kota Malang,” katanya.

Lebih jelas Sutiaji menyampaikan, lonjakan kedatangan ratusan ribu mahasiswa baru kali ini memang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemkot akan melakukan koordinasi intens dengan para rektor seluruh perguruan tinggi di Kota Malang.

“Kami akan berkoordinasi dan berharap Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan memberikan keistimewaan atas kondisi di tengah pandemi ini,” jelasnya.