Gus Irsyad Minta Anggota DPR RI Said Abdullah Buktikan Pernyataannya Terkait Data Covid-19

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat memberikan keterang kepada wartawan

Pasuruan, Jatimpost.com – Anggota DPR RI Said Abdullah yang mengatakan adanya manipulasi data pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit memantik reaksi dari beberapa pihak. Salah satunya dari Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad itu meminta Said Abdullah yang juga menjadi pimpinan badan anggaran (Banggar) DPR RI itu untuk membuktikan ucapanya terkait data pasien Covid-19.

“Biar tidak menjadi bias, saya minta Pak Said untuk membuktikan pernyataannya. Karena kalau tidak, (pernyataan) itu menyesatkan,” kata Irsyad Yusuf, Kamis (16/07/20).  

Dalam peryataan Said Abdullah sendiri mengatakan beberapa rumah sakit sengaja memanipulasi data pasien non Covid-19 menjadi positif Covid-19. Said menjelaskan, motifnya adalah agar pihak rumah sakit mendapatkan tunjangan.

“Orang tak Covid dinyatakan Covid. Telisik punya telisik anggaran kalau dinyatakan Covid memang lebih besar. Di Pasuruan, Jambi, Ciamis. Ini viral di mana-mana,” tutur Said, seperti dikutip dari sejumlah media.

Pernyataan itulah yang membuat Gus Irsyad angkat bicara. Menurutnya pernyataat Said itu tidak masuk akal. “Itu jelas tidak benar. Penanganan Covid-19 ini tidak segampang yang dibayangkan. Ada syarat-syarat medis untuk membuktikan bahwa si pasien meninggal karena Covid-19. Jadi tidak mudah,” terang Gus Irsyad.

Politis PKB itu menambahkan, upaya penanganan Covid-19 sudah cukup berat. Sehingga tidak relevan jika muncul pernyataan-pernyataan yang menimbulkan polemik, apalagi tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Saya jamin tudingan itu tidak terjadi di Pasuruan. Makanya, saya tantang Pak Said untuk membuktikan pernyataannya biar tidak menyesatkan dan menjadi polemik,” jelas Gus Irsyad.